Tujuh Perajin di Bali Ikuti INACRAFT

Editor: Koko Triarko

DENPASAR – Ajang Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT), kembali digelar sebagai ajang pameran kerajinan terbesar di Indonesia. Perajin Denpasar kembali diikutsertakan dalam kegiatan tahunan ini.

Hal tersebut terungkap dalam pelaksanaan rapat persiapan keikutsertaan tujuh perajin binaan Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Kota Denpasar.

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Denpasar, Ida Ayu Selly Dharmawijaya Mantra, mengatakan, tujuh perajin yang telah terseleksi dengan berbagai warna kerajinan di Kota Denpasar seperti perak, boneka, tekstil, kosmetik, sandal, dan tas akan mengikuti Inacraft yang diagendakan berlangsung mulai 24-28 April mendatang, di hall Balai Sidang Jakarta Convention Center.

“Keterlibatan perajin Denpasar secara bergiliran yang telah diseleksi masing-masing OPD terkait, diharapkan dapat menambah wawasan dan ide kreatif dalam ajang pameran terbesar di Indonesia, bahkan di Asia ini,” ujar Selly, saat ditemui Kamis, (18/4/2019).

Lebih lanjut dikatakan, keterlibatan para perajin di Kota Denpasar dalam ajang Inacraft ini tidak saja memajang hasil kerajinannya, namun juga dapat melirik inovasi hasil kerajinan dari daerah lainnya. Karena dari beberapa pelaksanaan Inacraft ini, selalu menampilkan inovasi produk baru dari masing-masing daerah.

“Di sini para perajin dapat mengambil momen untuk meningkatkan inovasi produk kerajinannya, tidak saja sekadar memajang hasil kerajinan yang dibawa dari Denpasar,” ujarnya.

Dalam berpameran nanti, Selly mengharapkan para perajin Denpasar tidak saja memajang tekstil tenun ikat endek, namun juga dapat menampilkan produk lain, seperti tas, sandal, aksesoris perak dan boneka.

Besar harapan Selly, nantinya para perajin dapat ikut serta secara mandiri, setelah difasilitasi Pemkot Denpasar dalam ajang Inacraft.

“Sampai saat ini, beberapa perajin Denpasar sudah dapat secara mandiri ikut serta dalam ajang Inacraft, serta semoga dapat meningkatkan nilai ekspor dengan ragam produk kerajinan Denpasar,” ujar istri Wali Kota Denpasar ini.

Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam, I Made Saryawan, menyatakan keikutsertaan tujuh perajin dalam Inacraft tahun ini telah terseleksi melalui OPD masing-masing.

Keterlibatan ini juga dilakukan secara bergiliran, sehingga nantinya diharapkan seluruh perajin Denpasar mendapatkan kesempatan yang sama dalam ajang pameran kerajinan bergengsi di Indonesia, dengan jumlah pengunjung terbanyak ini.

“Nantinya, yang mengikuti pameran Inacraft meliputi kerajinan tas My Sun Craft, Denara Bali, Kiana Butik, O&G Silver, MG Kebaya, Bali Aneka Shoes, dan Rumah Boneka Bali,” pungkas Made Saryawan.

Lihat juga...