Upacara Tawur dan Pedanan, Media Menjaga Keharmonisan Alam

Editor: Mahadeva

176

GIANYAR – Rangkaian Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih, Padudusan Agung, Mupuk Pedagingan serta Tawur dan Pedanan digelar di Pura Puseh Natih Desa Pakraman Negari, Gianyar, Minggu (14/4/2019).

Upacara tersebut, dipuput oleh sejumlah Sulinggih. Diantaranya, Ida Pedanda Jelantik Liliarsa Griya Taman Sukawati, Ida Pedanda Istri Ngurah Griya Gede Kutri, Ida Resi Bujangga Griya Penatih serta Ida Pedanda Putra Yoga Griya Buda Cemeng Kutri.

Wakil Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara.-Foto: Sultan Anshori

Wakil Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, yang hadir mengatakan, mengapresiasi pelaksanaan Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih, Padudusan Agung, Mupuk Pedagingan, Tawur dan Pedanan. Pelaksanaan Upacara Yadnya tersebut, sebagai bentuk Sradha Bhakti masyarakat untuk selalu mawas diri, menjaga keharmonisan alam. “Pelaksanaan Yadnya ini tentu sebagai sarana  peningkatan nilai spiritual sebagai umat beragama,” ucap Jaya Negara, Minggu (14/4/2019).

Upacara Yadnya tersebut, diharapkan dapat memberikan energi Dharma, yang dapat memancarkan hal positif bagi jagat Bali. Termasuk untuk menetralisir hal-hal negatif. Seperti yang saat ini banyak terjadi di tengah masyarakat.

Bendesa Desa Pakraman Negari, Wayan Latra, mengatakan, upacara tersebut, telah dimulai sejak Soma Kliwon Krulut. Rentetan upacaranya diisi, Mecaru Pengeruak Genah Karya dan Nyukat Genah pada Redite Umanis Menail (17/3/2019). Dilanjutkan dengan Nunas Tirta Pamuket pada Soma Paing Menail di 18 April lalu. Kemudian Mecaru Manca Sesa pada Buda Wage Menail (20/3/2019).

Pada Redite Paing Ugu (7/4/2019) dilaksanakan Mendak Pakuluh dan Nanceb Penjor, dilanjutkan dengan Mecaru Rsi Gana, Melaspas dan Mupuk Pedagingan pada Buda Kliwon Ugu (10/4/2019). “Dilanjutkan dengan Mepada Tawur dan Memben Tawur pada Saniscara Pon Ugu (13/4/2019), Tawur dan Pedanan pada Redite Wage Wayang, (14/4/2019), dilanjutkan dengan Melasti, Mendak Siwi dan Mendak Agung (15/4/2019), dilanjutkan dengan Mepada Agung dan Memben Agung pada Sukra Wage Wayang (19/4/2019) besok,” ucap Wayan Latra.

Puncak Karya Wayan Latra, akan dilaksanakan pada Saniscara Kliwon Wayang (20/4/2019) dan Nyineb Karya disertai Nyegara Gunung dan Mendem Bagia Pulakerti dilaksanakan Pada Saniscara Paing Kelawu (27/4/2019).

Lihat juga...