Usai Coblos, Anies Patroli ke Sejumlah TPS di Jakarta

Editor: Makmun Hidayat

197

JAKARTA — Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, bakal melakukan patroli ke sejumlah tempat pemungutan suara (TPS) untuk memastikan warga DKI dapat menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2019.

Anies akan meninjau TPS yang ada di wilayah DKI Jakarta bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompida).

“Saya akan memantau situasi di Jakarta karena kita nyoblos pagi-pagi,” ujar Anies saat mengunjungi Pulau Sebira, Kepulauan Seribu, Selasa (16/4/2019).

Anies berharap proses pileg dan pilpres di Jakarta berjalan lancar. “Insyaallah sih segalanya berjalan dengan lancar. Saya terus-menerus menggarisbawahi, kami mendukung apa yang jadi kebutuhan KPU. Kami di Pemprov dengan jajaran di bawah siap membantu,” tutur Anies.

Kemudian dia menuturkan dirinya tidak bakal menyia-nyiakan waktunya untuk menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2019. Dia akan mencoblos di TPS 60 Cilandak Barat untuk menentukan pilihannya.

“Saya besok nyoblos pagi sekali, mungkin sekitar jam 07.00 WIB di TPS dekat rumah,” ujar Anies.

Anies menjelaskan semua tempat wisata yang dikelola Pemprov DKI Jakarta akan dibuka setelah pukul 13.00 WIB. Hal itu untuk memastikan semua pegawai di lingkungan Pemprov DKI Jakarta bisa menggunakan haknya.

“Kita berharap para petugas kita bisa menjalankan hak konstitusionalnya. Dengan begitu, semua konsentrasi untuk menunaikan haknya, sesudah itu bisa kembali bekerja,” ucapnya.

Anies mengimbau warga tidak golput. Menurutnya, pilpres dan pileg harus diikuti peran aktif warga untuk menentukan pembangunan Indonesia.

“Ini adalah kesempatan bernegara. Kesempatan untuk menentukan arah. Karena itu, jangan biarkan kesempatan menentukan itu terbuang percuma. Karena kita punya hak untuk menentukan,” jelasnya.

Dirinya berharap pelaksanaan Pemilu 2019 berjalan lancar dan mengimbau kepada semua warga Jakarta untuk berperan aktif menentukan pilihannya pada Pemilihan Presiden RI, dan Pemilihan Legislatif lima tahun sekali.

Sehingga dia tidak menginginkan warganya golput, karena setiap warga memiliki hak menentukan arah untuk pembangunan.

Orang nomor satu di DKI mengimbau peserta pemilu tidak menggunakan politik uang untuk meraup suara. Anies mengatakan praktik tersebut tidak menghargai rakyat.

“Hormati rakyat dengan tidak menghargai suara rakyat pakai rupiah. Karena satu suara itu tidak ternilai harganya. Begitu dijadikan angka rupiah, kemudian diturunkan nilainya. Itu nggak menghargai rakyat. Kalau hormati rakyat, maka jangan lakukan,” pesannya.

Sebelumnya Anies ini mengatakan bahwa Pemprov DKI Jakarta beri dukungan sekaligus memfasilitasi KPU DKI dalam pergelaran pesta demokrasi di tanggal 17 April 2019.

Salah satu bentuk dukungan Pemprov dalam memfasilitiasi Pemilu 2019 tersebut, adalah terkait dengan kebutuhan tempat perhitungan suara. Sebab, dalam perhitungan suara tersebut dibutuhkan tempat yang cukup besar dan akan digunakan selama 17 hari ke depan.

Dia pun menyebut telah meminjamkan seluruh GOR yang dikelola oleh Pemprov DKI untuk perhitungan suara tersebut.

“Seluruh GOR kita itu dipinjamkan untuk bisa dipakai di dalam rekapitulasi suara, dan kita juga nantinya ada beberapa tempat yang akan menjadi kebutuhan tambahan akan kita pinjamkan,” imbuhnya.

Dalam patroli nanti, rencananya Anies berkeliling ke sejumlah TPS bersama Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Edy Pramono dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Eko Margiyono.

Lihat juga...