Walau Daging Buahnya Beracun, Kluwek Memiliki Banyak Manfaat

Editor: Mahadeva

JAKARTA – Bagi penyuka rawon, pastinya tidak asing dengan biji kluwek. Tetapi banyak yang tidak tahu, kalau biji kluwek tidak bisa langsung didapatkan dari buah yang matang.

Untuk mendapatkan biji kluwek, harus melewati proses fermentasi yang panjang. Supervisor Pengembangan Hasil Penelitian dan Landscape Gardener, Taman Buah Mekarsari, Junaedi, menyebut,  proses fermentasi dilakukan untuk menghilangkan hydrocyanic acid.

Zat yang terkandung di dalam daging buah Kluwek, tersebut berwarna putih dan bertekstur lembut. “Zat hydrocyanic acid ini memiliki efek yang memabukkan. Dalam dosis yang tinggi bisa menyebabkan kematian,” kata Junaedi, Selasa (30/4/2019).

Saat buah kluwek matang, yaitu sekira berumur lima bulan dan telah jatuh ke tanah, buahnya akan ditutupi dengan serasah untuk proses fermentasi. “Setelah sekira dua bulan, baru bijinya diambil dan dicuci hingga bersih. Nah, kluwek yang buat masak itu yang biji ini. Bukan buahnya yang besar itu. Dalam satu buah, biasanya ada sekitar lima atau enam biji,” ungkap Junaedi lebih lanjut.

Tanaman kluwek termasuk tanaman besar, yang dapat tumbuh dengan ketinggian sampai 25 meter. Diameter pohonnya bisa mencapai 120 sentimeter (cm).  Sistem percabangannya tidak terlalu lebat, dan tanaman kluwek memiliki kemampuan adaptasi yang sangat bagus.

“Tipe daunnya bergerombol di ujung cabang. Berbentuk spiral dan sederhana. Bagian bawah daun berwarna hijau pucat, sementara bagian atas daun berwarna hijau gelap. Bentuknya seperti hati, dengan lebar sekitar 15 sentimeter,” ucap Junaedi.

Tanaman kluwek hanya memiliki satu jenis bunga dalam setiap pohonnya. Mayoritas tanaman biasanya memiliki bunga berjenis kelamin jantan. Bunganya berwarna putih kehijauan, tumbuh diujung ranting. “Kalau dilihat-lihat hampir seperti bunga pepaya bentuknya,” tandas Junaedi.

Buah Kluwek yang sudah matang – Foto Ranny Supusepa

Buah kluwek berbentuk bulat lonjong, dengan ujung dan pangkal yang meruncing. Ukuran panjangnya sekitar 30 cm dengan lebar sekitar 20 cm. Warnanya cokelat dengan kulit permukaan agak berbulu.  “Tanaman ini habitat aslinya adalah hutan hujan tropika. Dan merupakan tanaman asli area Asia Tenggara hingga Pasifik Barat. Nama latinnya Pangium edule, masuk pada family Flacourtiaceae,” jelas Junaedi.

Selain sebagai bumbu dapur, kluwek juga memiliki manfaat lain yaitu, batang pohon dijadikan bahan batang korek api. Daun dimanfaatkan untuk obat cacing, antiseptik, penghilang kutu, bahan pengawet dan bahan baku minyak. “Kayu kluwek ini termasuk jenis yang kuat. Sehingga bisa juga dijadikan bahan pertukaran. Sementara, dari perakarannya yang kuat bisa menjadikan pohon kluwek sebagai alternatif pohon pelindung dan penghijauan,” pungkas Junaedi.

Lihat juga...