Warna Cerah “Heliconia”, Berpotensi Ekonomi

Editor: Mahadeva

JAKARTA – Salah satu tanaman tropis yang terkenal adalah genus Heliconia. Tampilan bunganya yang berwarna merah, oranye, kuning dan hijau, membuat Heliconia sering menjadi pilihan utama dari kumpulan tanaman hias. 

Staf Agro Taman Buah Mekarsari, Sodikin, menyebut, menurut data, ada sekira 225 spesies di dalam genus Heliconia. “Daya tariknya adalah dari bunga yang memiliki warna cerah. Terlihat nyata di tengah-tengah kumpulan daun yang berwarna hijau,” kata Sodikin, Kamis (25/4/2019).

Heliconia merupakan tanaman tropis yang menyukai tanah lembab. Tersebar di seluruh wilayah tropis, terutama di Amerika Tengah dan Amerika Selatan.  “Bunga Heliconia dilindungi semacam kelopak berwarna merah, yang biasa disebut bracts. Fungsinya untuk melindungi bunga asli yang berwarna kuning, dan memiliki tekstur yang lebih lembut dibandingkan bracts,” papar Sodikin.

Ada beberapa jenis Heliconia, yang juga memiliki noktah hitam pada bunganya. Namun, ada yang bercampur dengan warna hijau. Tetapi mayoritas perpaduan warnanya adalah merah, kuning dan oranye.

Salah satu Heliconia koleksi Taman Buah Mekarsari,  Heliconia psittacorum – Foto Ranny Supusepa

Biasanya Heliconia akan berbunga saat cuaca panas. Dan bunganya akan bertahan dalam rentang dua hingga tiga minggu, sejak pertama kali muncul. “Di Mekarsari, kami menanam Heliconia di tanah. Dan dibiarkan menggerombol. Sehingga saat berbunga terlihat bagus. Ada beberapa pecinta tanaman yang memotong bunganya untuk diletakkan dalam vas,” ujar Sodikin.

Sodikin menyebut, seluruh jenis Heliconia termasuk tanaman yang tidak rewel. “Heliconia bisa tumbuh dengan baik di indoor dan di outdoor. Tidak ada masalah dengan sinar matahari, selama pengairannya juga baik. Ya, disiram dua kali sehari cukup,” jelas Sodikin.

Jika menginginkan Heliconia berbunga setiap saat, dapat diberikan pupuk NPK sekali dalam sebulan. Perbanyakan Heliconia dapat dilakukan dengan tunas. Selama akarnya tidak rusak saat pemisahan, Heliconia dapat tumbuh dengan baik.  “Tunas yang dipisahkan dapat langsung ditanam di lokasi baru. Atau jika masih belum ditanam, harus diletakkan pada tempat yang basah atau lembab,” tutur Sodikin lebih lanjut.

Beberapa penelitian menyebut, Heliconia memiliki potensi ekonomi yang cukup baik. “Selain karena memiliki fungsi mengurangi polutan dan perawatan yang mudah, Heliconia saat ini seringkali dijadikan bagian dari dekorasi. Jadi memang nggak ada salahnya, jika ingin mulai berbisnis Heliconia,” pungkas Sodikin.

Beberapa jenis Heliconia yang dikenal di Indonesia adalah Heliconia psittacorum Lady Di, Heliconia psittacorum Goldilup, Heliconia red carribia dan Heliconia bihai yellow dancer.

Lihat juga...