hut

Wujudkan Kualitas Udara Bersih, DLH Balikpapan Gelar Uji Emisi

Editor: Satmoko Budi Santoso

BALIKPAPAN – Guna mewujudkan kualitas udara bersih dari pencemaran, Dinas Lingkungan Hidup Balikpapan (DLH) bekerjasama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Balikpapan melaksanakan uji emisi kendaraan bermotor roda empat.

Dalam kegiatan tersebut ditargetkan 2.500 kendaraan bisa diuji hingga 11 April 2019.

Pelaksanaan uji emisi ini dilaksanakan karena emisi gas yang dihasilkan dari kendaraan bermotor pada umumnya berdampak negatif terhadap lingkungan. Dimana emisi gas buang sebagai sumber pencemaran udara adalah sisa hasil pembakaran bahan bakar kendaraan bermotor.

“Uji emisi ini untuk mengukur emisi gas buang dari kendaraan bermotor dengan alat khusus yang disebut Gas Analyzer. Kegiatan uji emisi sebenarnya ada kaitannya dengan penilaian Adipura yang salah satunya mengukur kinerja lingkungan dari sisi kualitas udara,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup Balikpapan, Suryanto, Rabu (10/4/2019).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Balikpapan, Suryanto -Foto: Ferry Cahyanti

Ia menjelaskan, kegiatan uji emisi ini dilaksanakan secara gratis dan bukan merupakan razia oleh kepolisian. Hasil dari uji emisi akan langsung diberikan  kepada pengendara.

“Pelaksanaannya juga berpindah-pindah tersebar di beberapa kecamatan. Pada hari ini di halaman Telkom MT Haryono, terakhir tanggal 11 di depot LPG Pertamina, Jalan Minyak,” sebutnya.

Selanjutnya, apabila ditemukan kendaraan roda empat yang tidak memenuhi standar, atau tidak lolos uji emisi, maka yang bisa dilakukan adalah servis atau perawatan rutin kendaraan. Selain itu bisa menggunakan BBM ramah lingkungan, juga ecodriving.

“Harapannya kegiatan ini menjadi sarana untuk mengetahui kualitas emisi gas buang kendaraan di Balikpapan. Ini juga bentuk kampanye agar kendaraan menggunakan BBM ramah lingkungan, beralih ke bahan bakar gas, dan menerapkan ecodriving,” pungkas Suryanto.

Selain itu, Kementerian Lingkungan Hidup melalui Program Langit Biru, melaksanakan kegiatan Evaluasi Kualitas Udara Perkotaan (EKUP), yang bersifat wajib (mandatory). Kegiatan tersebut dilaksanakan secara mandiri oleh 47 kota yang terbagi dalam Kota Besar, Sedang Kecil dan Ibukota Provinsi di Indonesia.

Hasil penilaian EKUP oleh KLHK pada tahun 2018, Pemerintah Kota Balikpapan sebagai kota dengan kategori besar, mendapatkan hasil terbaik dengan skor 83 dari 45 kota peserta EKUP.

Salah satu kegiatan fisik untuk pengendalian kualitas udara di jalan raya adalah dengan mengendalikan emisi gas buang dari kendaraan bermotor.

“Ini juga sebagai langkah persiapan dan antisipasi, sosialisasi, ketaatan terhadap Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 5 Tahun 2006 tentang Ambang Batas Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor Lama,” urai Suryanto.

Ia menambahkan, pelaksanaan uji emisi merupakan upaya menurunkan pencemaran udara dari sektor transportasi, melalui promosi dan penerapan kebijakan transportasi berkelanjutan di daerah perkotaan yang tujuannya mewujudkan kualitas udara bersih di perkotaan.

“Uji emisi salah satu upaya mewujudkan kualitas udara bersih di perkotaan,” imbuhnya.

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!