hut

10 Kelompok Usaha Bersama di Gianyar Terima Bantuan Bibit Sapi

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

GIANYAR – Sebanyak 10 kelompok usaha bersama (KUBE) keluarga miskin di Gianyar mendapat bantuan bibit Sapi Bali dari Pemerintah setempat.

Pemberian bibit sapi kepada KUBE tersebut merupakan suatu upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Penyerahan bibit sapi dilakukan secara simbolis di Banjar Cemadik, Desa Pejeng Kangin.

Plt. Kadis Sosial I Made Watha mengatakan, tahun 2019 Pemkab Gianyar menyerahkan 50 bibit sapi kepada 10 KUBE. Lebih lanjut ia menuturkan bahwa program ini sudah ada sejak 4 tahun yang lalu

“Program ini ketika itu digagas oleh Bupati Gianyar yang kala itu masih menjadi Wakil Bupati Gianyar. Mengingat programnya berpihak kepada masyarakat kecil, dinas sosial tetap melanjutkannya hingga saat ini,” ujar Made Watha saat ditemui, Selasa (28/5/2019).

Harapannya dengan adanya bantuan bibit ternak Sapi Bali ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat kecil. Ditanya mengenai hasil dari ternak sapi, Made Watha menjelaskan, bahwa pemkab tidak akan meminta bagian dari hasil ternak tersebut.

Sapi sepenuhnya menjadi milik KUBE yang dibudidayakan dan dikelola oleh kelompok namun tetap diawasi oleh pemda.

10 KUBE yang menerima bantuan ternak bibit sapi berasal dari 2 desa  yaitu 2 kelompok dari Desa Dinas Pejeng kangin dan 8 kelompok dari Desa Manukaya. Setiap kelompok mendapatkan 5 ekor sapi bali untuk dikembangbiakkan.

Sementara itu, Bupati Gianyar, Made Mahayastra, mengajak masyarakat untuk membuat kelompok-kelompok baru untuk beternak atau berusaha tani.

Tujuannya agar potensi pertanian dan peternakan yang ada di Gianyar tetap terjaga. Mahayastra juga mengatakan bahwa masyarakat tidak dapat hidup dari hasil pertaniannya saja, maka harus diisi dengan kegiatan peternakan, entah ternak sapi, babi, ayam atau pun itik.

Pemberian bantuan bibit Sapi Bali tersebut di samping untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat juga untuk melestarikan Sapi Bali.

Apalagi Kabupaten Gianyar berkomitmen akan terus melaksanakan lomba sapi setiap tahunnya. Lebih lanjut Mahayastra berharap dengan adanya pemberian bibit sapi dan perlombaan sapi akan membangkitkan kembali gairah masyarakat untuk beternak sapi dan meningkatkan ekonominya.

“Karena bagaimanapun beternak merupakan suatu usaha sendiri yang dimiliki masyarakat, niscaya akan dapat meningkatkan taraf hidup ekonomi masyarakat,” pungkas Mahayastra.

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!