39 Puskesmas di Banyumas Siaga 24 Jam

Editor: Koko Triarko

BANYUMAS – Mulai H-7 hingga H+7 Lebaran, sebanyak 39 Puskesmas di wilayah Kabupaten Banyumas disiagakan selama 24 jam. Baik Puskemas yang memiliki fasilitas rawat inap maupun tidak, tetap harus siaga 24 jam. 

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes)  Kabupaten Banyumas, Sadiyanto, mengatakan, dari 39 Puskesmas yang memiliki fasilitas rawat inap ada 16. Yakni, Puskesmas Banyumas, Puskesmas Kemranjen I dan II, Puskesmas Sumpiuh I dan II, kemudian Puskesmas Tambak  I serta Tambak II dan lain-lain. Dan, 23 Puskesmas lainnya belum memiliki fasilitas rawat inap.

“Seluruh Puskemas di Banyumas beroperasi 24 jam, termasuk yang tidak rawat inap, tetap buka 24 jam, untuk melayani pemudik yang mengalami gangguan kesehatan,” terang Sadiyanto, di sela kunjungan ke beberapa Puskesmas di jalur mudik, Jumat (31/5/2019) sore.

Pada setiap Puskesmas juga disiagakan dua buah mobil ambulans. Setiap malam, ada 2-3 petugas Puskesmas yang piket.

Dari pantauan di lapangan, Puskesmas di sepanjang jalur mudik mulai dari Banyumas, Kemranjen, Sumpiuh hingga Tambak, semua sudah siap melayani pemudik dan juga sudah mulai beroperasi selama 24 jam.

Puskemas Banyumas, misalnya, memiliki fasilitas ruang gawat darurat serta rawat inap yang bisa menampung 12 pasien.

Lebih lanjut Sadiyanto menjelaskan, Tim Gerak Cepat (TGC) juga dikerahkan untuk menangani kegawatdaruratan. Dalam setiap operasi, ada 4 petugas yang dikerahkan.

“Dinkes juga mengerahkan personel dalam posko bersama di persimpangan Ajibarang, kemudian di Terminal Bulupitu dan Stasiun Purwokerto serta di objek wisata Baturaden,” kata Sadiyanto.

Terkait stok obat, ada penambahan untuk persediaan obat kegawatdaruratan, seperti untuk kasus laka, keracunan, diare dan sejenisnya.

Lihat juga...