hut

Angkasa Pura Ngurah Rai Salurkan Dana Bina Lingkungan 2019

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BADUNG – Manajemen PT Angkasa Pura I (Persero) selaku pengelola Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, menyalurkan Dana Bina Lingkungan Tahun 2019 (PKBL) melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Dalam hal ini, sebanyak 16 calon mitra binaan dan 23 calon penerima bantuan dana bina lingkungan, hadir dalam acara penyerahan bantuan dana yang dihelat di Ruang Rapat Jempiring, Gedung Wisti Sabha, Kompleks Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali.

Total nominal yang disalurkan adalah sejumlah Rp 1.364.500.000 dengan rincian Rp 910 juta disalurkan kepada 16 calon mitra binaan, dan Rp 454.500.000 kepada 23 calon penerima dana bantuan bina lingkungan.

Co. General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional, I Gusti Ngurah Rai Bali, Sigit Hardiyanto, mengatakan, program bantuan bina lingkungan, bantuan diberikan untuk 9 sarana ibadah, 5 sarana pendidikan, dan 9 sarana umum.

“Bagi penerima di sektor pendidikan, kami menyalurkan bantuan kepada sekolah untuk perbaikan sarana belajar, serta beasiswa kepada para siswa, dengan harapan dapat memacu prestasi belajar serta membantu meringankan biaya pendidikan. Bantuan turut disalurkan pula untuk perbaikan dan pembangunan sarana umum dan sarana ibadah, sehingga dapat digunakan dan dinikmati fungsinya oleh masyarakat umum secara langsung,” ujar Sigit saat ditemui, Rabu (29/5/2019).

Sigit menambahkan, dengan penyaluran bantuan dana Program Kemitraan Tahap I dan Bina Lingkungan Tahun 2019 ini, PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai secara total sejak program PKBL berjalan, telah berkontribusi Rp 13.405.324.682 untuk program Bina Lingkungan.

Salah seorang penerima bantuan dana bina lingkungan, Aris Munandar, pengurus Yayasan Penyantunan dan Pendidikan Anak Yatim Piatu, sangat mengapresiasi bantuan yang diberikan.

“Dengan bantuan pendidikan ini, yang kita bantu adalah anak-anak yatim dan miskin, bantuan ini dapat bermanfaat bagi pendidikan anak-anak kami,” ujar Aris Munandar.

Selain memberikan bantuan untuk lingkungan, pihak bandara juga memberikan bantuan dana Program Kemitraan Tahap I. Kegiatan ini ditujukan untuk mendorong peningkatan dan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Lihat juga...