Anies Ingatkan Bantu Jaga Rumah Warga Selama Mudik

Editor: Makmun Hidayat

JAKARTA — Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengingatkan masyarakat untuk menjaga keamanan dan kenyamanan kampung wilayah tempat tinggalnya di Jakarta selama musim mudik lebaran.

“Bantu jaga rumah warga yang pada mudik. Kalau tidak menjaga, satu rumah dapat masalah, semua dapat kerugian,” ujar Anies  dalam kesempatan buka bersama masyarakat di Masjid At-Taubah, Kampung Bandan, Jakarta Utara, Kamis (30/5/2019).

Dia meminta warga waspada terhadap lingkungannya. Anies mencontohkan, kasus kebakaran yang rawan terjadi di lingkungan padat seperti Kampung Bandan.

“Contoh lampu nyala terus, nanti listriknya bagaimana, kalau kebakaran kan sekampung,” sebut Anies.

Selain itu, Anies berharap masa libur lebaran yang panjang bagi anak-anak dapat dimanfaatkan dengan kegiatan positif.

“Kalau bisa, masjid ini jadikan tempat untuk kegiatan anak-anak kita, sehingga mereka selama liburan berkegiatan yang positif. Di mana? Di masjid. Karena, masa liburnya sekarang agak panjang. Selesai lebaran, anak-anak kita belum masuk sekolah,” tuturnya.

Siapkan untuk kegiatan di masjid. Dengan begitu, masa liburan nanti memberikan manfaat bagi anak-anak semuanya,

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan juga mengingatkan warga meningkatkan persatuan usai Pilpres. Menurutnya, beda pilihan jangan sampai memutuskan tali persaudaraan.

“Persaudaraan tidak terpisahkan. Seperti sepak bola, satu dukung kesebelasan A, satu dukung B, tapi persaudaraan dijaga terus,” jelasnya.

Orang nomor satu di Jakarta tersebut juga menuturkan keinginan dari Pemprov DKI Jakarta agar masyarakat di Ibu Kota turut merasakan kebahagiaan dengan mendapatkan buka puasa yang pantas.

“Ini bagian dari ikhtiar kita untuk mengampanyekan, mari kita peduli kepada kaum dhuafa. Dan jadikan bulan Ramadan ini kesempatan untuk melipatgandakan pahala dengan memberikan kesempatan untuk beramal lewat kegiatan Jakarta Berbuka Bersama, Jakarta Bahagia. Jadi kita bersyukur. Ini rangkaian terakhir,” tuturnya..

Anies mengungkapkan ironi ketika banyak tempat restoran dan kafe yang penuh pada saat berbuka puasa, namun menyisakan banyak makanan. Akan tetapi, di sisi lain, sebagian masyarakat yang bermukim di kampung padat, miskin, dan kumuh mendapatkan minimnya makanan bahkan kesulitan dalam menikmati momen buka puasa.

“Lima hari lagi, kita akan menunaikan ibadah puasa, insyaallah bulan Ramadan ini tuntas. Kita berharap di tahun kedua, program ini akan (kembali) berjalan di tahun berikutnya,” paparnya.

Diketahui program Buka Bersama Jakarta Bahagia 2019 yang dipadati lebih dari 1.300 warga di Masjid At-Taubah, Kampung Muka, Kampung Bandan.

Kegiatan yang diselenggarakan di lebih dari 200 titik di Jakarta sepanjang bulan Ramadan ini turut melibatkan lembaga sosial masyarakat, antara lain BAZNAS BAZIS DKI Jakarta, Dompet Dhuafa, Rumah Zakat, dan Aksi Cepat Tanggap (ACT).

“Ini bagian dari program kita di mana Dompet Dhuafa, Aksi Cepat Tanggap, Rumah Zakat, dan juga BAZNAS BAZIS DKI bersama Pemprov DKI Jakarta menyelenggarakan buka puasa bersama di kampung-kampung. Yang mana warganya mayoritas berpenduduk sosial ekonomi rendah atau kaum dhuafa,” tutupnya.

Lihat juga...