Anies Teruskan Pembangunan Stadion BMW di Sunter

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, bakal terus melanjutkan pembangunan Stadion Bersih Manusiawi dan Beribawa (BMW) di Jalan Danau Sunter Barat, Jakarta Utara.

“Tetap jalan terus, teman Persija jangan khawatir. Instagram saya penuh semalam. Yang digugat adalah BPN (Badan Pertanahan Nasional) bukan DKI. DKI sudah menang,” kata Anies di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (15/5/2019).

Dirinya mengklaim dijegal terkait dengan sengketa lahan Stadion BMW itu. Anies merasa ada pihak yang sengaja menjegal upaya Pemprov DKI untuk membangun Stadion BMW yang disebut-sebut bakal jadi markas Persija Jakarta itu.

Untuk itu dia meminta doa dari The Jak atau pendukung Persija agar bisa menghalau hal-hal yang dia anggap mengganggu.

“Saya minta doanya dari Persija, The Jak doakan agar gangguan seperti ini bisa mengecil di kemudian hari. Bantu untuk awasi, selalu ada saja pihak yang ingin menjegal,” ujarnya.

Karena itu, Anies berharap, dengan bantuan The Jak yang turut mengawasi, maka pembangunan Stadion BMW bisa segera direalisasikan.

“Bantu ini sehingga stadion bisa terwujud untuk semuanya,” ucap Anies lagi.

Anies juga meminta agar Persija tidak resah terkait pembangunan stadion ini. Dia berjanji bakal terus berusaha agar stadion bertaraf internasional ini bisa dibangun.

“Ikhtiar kita adalah membangun untuk seluruh warga DKI, ini bukan untuk kepentingan kecil,” tutur Anies.

Kemudian dia menjelaskan, ada dua perkara di PTUN terkait administrasi saja sedangkan perkara atas tanah Taman BMW sudah sah milik Pemprov DKI Jakarta. Hal itu, kata dia, berdasarkan hasil putusan Pengadilan Negeri yang dimenangkan Pemprov DKI atas PT Buana Permata Hijau beberapa waktu lalu.

“Jadi ada dua perkara di pengadilan, satu di pengadilan negeri dimana DKI berlawanan dengan PT Buana. Di pengadilan negeri diputuskan tanah itu sah milik DKI. Kemudian yang kedua adalah PT Buana melalui PTUN menggugat proses administrasi di BPN,” jelas Anies.

Sehingga, lanjut dia, putusan PTUN sebelumnya hanya terkait proses administrasi. Akan tetapi, materi atas kepemilikan tanah sudah dimenangkan dan sah milik Pemprov DKI.

“Secara administrasi kemarin digugat di PTUN, BPN nanti yang akan banding bukan kita karena kita tidak tergugat,” ungkapnya.

Diberitahukan, Majelis Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), sebelumnya telah mengabulkan gugatan PT Buana Permata Hijau mengenai sengketa lahan yang digunakan untuk pembangunan Stadion BMW yang berada di kelurahan Papanggo, Jakarta Utara.

Majelis hakim PTUN, mengabulkan gugatan PT Buana Permata Hijau atas penerbitan sertifikat hak pakai (SHP) oleh Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Utara dengan Nomor 314 di Kelurahan Papanggo yang rencananya bakal dibangun stadion untuk markas Persija.

Kemudian PT Buana Permata Hijau, melalui Pengadilan Tata Usaha Negara, menggugat proses administrasi yang berlangsung di Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Lihat juga...