hut

Baubau Impor Bawang Putih

Bawang Putih – Dok: CDN

BAUBAU – Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, mengimpor bawang putih kurang lebih 20 ton sebagai upaya menekan harga kebutuhan bumbu dapur itu di pasaran yang melambung cukup tinggi.

Kepala Bagian Ekonomi Sekretariat Pemkot Baubau, La Ode Ali Hasan, mengatakan, setelah mengimpor 5 ton bawang putih beberapa hari lalu, kini tiba lagi kebutuhan dapur tersebut sebanyak 15 ton, berdasarkan informasi dari distributor.

“Insyaallah, untuk mengatasi kelangkaan dan gejolak kenaikan harga bawang putih ini, kita sudah lakukan upaya-upaya dengan melakukan komunikasi dengan distributor. Dan, mungkin 24 Mei ini bawang putih akan masuk lagi,” katanya, Minggu (19/5/2019).

Menurut Ali, harga bawang putih yang melonjak cukup tinggi karena stok langka tidak hanya terjadi di Baubau, tetapi secara nasional merasakan hal yang sama.

“Harapan kita dengan adanya bawang putih impor ini harga kebutuhan sudah bisa kembali normal,” katanya.

Dia juga mengatakan, setelah berkomunikasi dengan distributor dan pihak Bulog, kebutuhan bawang putih tersebut rencananya akan dijual di pasar murah yang akan dibuka jelang Idul Fitri.

“Jadi kita berupaya bagaimana kebutuhan masyarakat itu tercukupi dan harga bisa stabil,” katanya.

Ali yang juga Pjs Dirut PDAM Baubau ini mengatakan, bawang putih impor itu merupakan upaya bersama pihak distributor dengan tim pengendali inflasi daerah, dalam rangka menstabilkan harga.

“Kalau untuk bawang merah sebelumnya juga sudah masuk sekitar 15 ton dari Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Dan, harga bawang merah sudah hampir stabil,” katanya. (Ant)

Lihat juga...