hut

Bentrok di Blok Sel Kantor Polisi, 29 Tahanan di Venezuela Tewas

Dokumentasi Para tahanan berkumpul di atap Penjara Polisi Bolivarian Nasional saat terjadi kerusuhan di Caracas, Venezuela, Senin (27/4/2015) (Foto Ant)

ACARIGUA – Sebanyak 29 tahanan tewas, dan 19 petugas polisi mengalami luka, setelah terjadi bentrokan di blok sel tahanan di kantor polisi di Venezuela.

Pejabat pemerintah setempat menyebut, bentrok terjadi setelah upaya melarikan diri gagal dilakukan oleh para tahahan. Berbeda dari pendapat pejabat, kelompok HAM menggambarkan, insiden tersebut sebagai pembantaian.

Insiden terjadi di Kota Acarigua, di sebuah blok sel polisi kota di Negara Bagian Portuguesa. “Ada upaya melarikan diri dan bentrokan pecah di antara geng (yang saling bermusuhan),” kata Sekretaris Keamanan Kota Portuguesa, Oscar Valero, Sabtu (25/5/2019).

Menurutnya, dengan intervensi yang dilakukan aparat kepolisian, yang mencegah upaya pelarian, menyebabkan 29 korban tewas. Dan ada sekira 355 orang ditahan di blok sel tersebut. Para tahanan meledakkan tiga granat, yang melukai 19 petugas polisi.

Sementara itu, Kementerian Informasi Venezuela, tidak segera menanggapi permintaan untuk dimintai keterangan. Kelompok HAM mempertanyakan versi resmi peristiwa tersebut. “Bagaimana mungkin bentrokan antara para tahanan dan polisi, tetapi yang tewas hanya tahanan saja?” kata Humberto Prado dari Observatorium Lembaga Pemasyarakatan Venezuela.

Menurut Prado, jika tahanan memiliki senjata, bagaimana mereka mendapatkan barang tersebut.  Para tahanan selama beberapa hari menuntut pemerintah ombudsman, membantu mereka agar tidak dipindahkan ke penjara yang lebih jauh.

Hal itu dikhawatirkan, akan membuat mereka tidak dapat menerima kunjungan dari kerabat. “Pihak berwenang mengunjungi blok sel tersebut, guna melakukan pencarian serta mengevakuasi pengunjung wanita saat bentrokan terjadi,” kata Prado. (Ant)

Lihat juga...