BPJS Tetap Beri Pelayanan Selama Libur Lebaran

Editor: Koko Triarko

Kepala BPJS Kesehatan cabang Malang, Hendry Wahjuni -Foto: Agus Nurchaliq

MALANG – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS) Kesehatan, terus berkomitmen memberikan pelayanan prima kepada Peserta Jaminan Kesehatan NasionaI-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), termasuk saat memasuki masa Iibur Lebaran 2019.

Kepala BPJS Kesehatan cabang Malang, Hendry Wahjuni, menyebutkan, bagi peserta JKN-KIS yang melakukan mudik Lebaran tetap bisa memperoleh jaminan pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan yang ditunjuk BPJS Kesehatan, bahkan saat mereka berada di luar kota.

“Jadi, masyarakat peserta JKN-KIS yang mudik ke luar kota bisa tetap tenang. Karena jika membutuhkan pelayanan kesehatan di luar kota, dapat mengunjungi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), walaupun peserta tidak terdaftar di FKTP tersebut,” ujarnya, Senin (27/5/2019).

Untuk pendaftar FKTP, peserta dapat melihat di aplikasi Mudik BPJS Kesehatan, atau dengan menghubungi BPJS Kesehatan Care Center 1500 400.

Lebih lanjut, Hendry menyampaikan, bila tidak terdapat FKTP yang dapat memberikan pelayanan saat Iibur Lebaran di wilayah tersebut, atau peserta membutuhkan pelayanan di luar jam buka Iayanan FKTP, maka peserta dapat dilayani di Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit terdekat, untuk mendapatkan pelayanan medis dasar.

“Jadi pada kondisi gawat darurat, seluruh fasilitas kesehatan baik tingkat pertama maupun Ianjutan, wajib memberikan pelayanan penanganan pertama kepada peserta JKN-KIS,” terangnya.

Hanya saja, menurut Hendry, pelayanan kesehatan tersebut hanya berlaku bagi peserta JKN-KIS yang status kepesertaannya aktif. Karenanya, para peserta JKN-KIS harus disiplin dalam membayar iuran, khususnya peserta yang sedang mudik dan selalu membawa kartu JKN-KIS.

“Untuk mengetahui status kepesertaan dan melihat riwayat tagihan atau pembayaran iuran JKN-KIS, dapat dilakukan melalui aplikasi Mobile JKN maupun aplikasi mudik BPJS kesehatan, yang dapat diunduh di Playstore,” tuturnya.

Selain itu, dikatakan Hendry, saat ini telah dikembangkan fitur aplikasi Saluran lnformasi dan Penanganan Pengaduan (SIPP) di rumah sakit, untuk pendaftaran bayi baru Iahir peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU), dan perhitungan denda Iayanan.

“Dengan begitu, peserta tidak perlu datang ke Kantor BPJS Kesehatan. Masyarakat juga tetap dapat menghubungi BPJS Kesehatan Care Center 1500 400 yang beroperasi 24 jam, termasuk hari minggu dan Iibur, untuk memperoleh informasi atau menyampaikan pengaduan,” pungkasnya.

Lihat juga...