hut

Bupati Kirim Surat ke BKN Terkait Pembatalan NIP Guru di Sikka

Editor: Koko Triarko

MAUMERE – Terkait dibatalkannya kelulusan calon PNS Guru atas nama Yuliana Yulianti Keri, S.Pd., Bupati Sikka telah mengirim surat ke Badan Kepegawaian Nasional (BKN) pusat.

Seperti diberitakan sebelumnya, Nomor Induk Pengawai (NIP) Yuliana dibatalkan oleh BKN, karena alasan usia yang bersangkutan telah melampaui ketentuan.

“Bupati Sikka sudah menulis surat kepada Komisi ASN (Aparatur Sipil Negara) dan Badan Kepegawaian Nasional (BKN)di Jakarta,” sebut Kepala Bagian (Kabag) Humas dan Protokol Setda Sikka, Even Edomeko, Minggu (19/5/2019).

Bupati Sikka, tambah Even, meminta kepada BKN dan Menpan RB untuk bisa menerbitkan atau memberikan Nomor Induk Kepegawaian (NIP) kepada CPNS Guru atas nama Yuliana Yulianti Keri, S.Pd.

Bupati Sikka juga sudah mengutus Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) kabupaten Sikka, Drs. Lukas Lawe, untuk menghantarkan langsung surat tersebut. Juga untuk meminta secara langsung tentang hal tersebut kepada Komisi ASN dan pihak BKN di Jakarta.

“Sekretaris BKD Sikka sudah diterima dan berbicara dengan Kepala Bagian Pengadaan pada BKN bernama Yeyen, pada Jumat 17 Mei 2019, di Jakarta. Surat bupati akan segera dijawab,” terangnya.

 

Setelah menerima surat Bupati Sikka, tambah Even, pegawai BKN mengatakan setelah dibahas oleh pejabat Eselon I pada BKN dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (Menpan) akan diberikan jawaban.

“Bupati berharap, agar semua pihak dapat membantu dengan doa agar perjuangan ini sukses. Ibu Guru Yuliana Yulianti Keri, S.Pd., sudah lama mengabdikan dirinya untuk mencerdaskan anak-anak bangsa Indonesia yang berada di kabupaten Sikka,” tuturnya.

Sementara itu, anggota DPRD Sikka yang membidangi pendidikan, Stef Sumandi, menyayangkan pemerintah kabupaten Sikka yang membiarkan guru bernama Yuliana Yulianti Keri, S.Pd., harus berjuang sendiri. Guru tersebut harus ke Jakarta sendiri memperjuangkan nasibnya.

“Harusnya pemerintah kabupaten Sikka dalam hal ini BKD Sikka memfasilitasi guru tersebut mengurus pembatalan NIP-nya. Masa masyarakat dibiarkan mengurus sendiri ke pemerintah pusat?” sesalnya.

Stef juga meminta agar Bupati Sikka segera menyelesaikan permasalahan ini. Kalau sejak awal BKD Sikka mengatakan ada masalah saat pengisian data, maka tentunya bisa langsung diperbaiki dan tidak menimbulkan persoalan.

Kan pegawai BKD katakan tidak ada masalah saat ditanyai, sehingga guru tersebut pun tetap bisa mengikuti tes CPNS dan lulus. Kasihan dirinya sudah berjuang keras untuk mengikuti tes dan lulus, tapi dibatalkan NIP-nya karena kesalahan input data,” tegasnya.

Lihat juga...