Cairkan Dana, Kelurahan di Ambon Wajib Masukkan Program

AMBON — Kelurahan di Kota Ambon, Provinsi Maluku, wajib memasukkan program dan kegiatan guna proses pencairan dana kelurahan tahun 2019.

“Badan Pengelola Keuangan (BPK) Kota Ambon memberikan batas waktu akhir bagi 20 kelurahan untuk menyerahkan program yang akan dilanjutkan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri),” kata Pelaksana Harian (Plh) Kepala Bagian Pengelola Keuangan Kota Ambon, Afris Gaspersz, di Ambon, Rabu (8/5/2019).

“Batas waktu paling lambat kabupaten/kota se-Indonesia memasukan laporan dari kelurahan yakni tanggal 15 Mei mendatang, karena itu kita imbau kelurahan untuk segera memasukkan laporan,” tambahnya.

Ia mengatakan, pihaknya telah melakukan pertemuan dengan seluruh lurah di Ambon untuk menyerahkan program dan kegiatan yang akan disampaikan ke Kemendagri.

Program dan kegiatan yang dimasukkan kelurahan, katanya, harus berdasarkan musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) tingkat kelurahan, sehingga dana yang dikeluarkan juga bisa menjawab kebutuhan masyarakat.

Diakuinya, jika laporan tidak masuk sampai batas tanggal yang ditetapkan, maka sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) nomor187 tahun 2019 dan Permendagri nomor 130 tahun 2018, maka kota atau kabupaten yang bersangkutan tidak akan dilayani atau dananya hangus, karena dana ini masuk dalam dana alokasi umum (DAU) tambahan.

“Jika sampai pada limit waktu yang ditetapkan kabupaten/kota yang belum memasukkan laporan maka akan dikenakan pinalti yakni tidak bisa mencairkan dana kelurahan,” ujarnya.

Lihat juga...