hut

Dishub Bantul Prioritaskan Pemantauan Jalur Utama

Ilustrasi -Dok: CDN

YOGYAKARTA – Dinas Perhubungan Kabupaten Bantul, akan memprioritaskan pemantauan arus lalu lintas pada jalur utama mudik dan jalur menuju objek wisata daerah ini, selama libur Idul Fitri 1440 Hijriah.

“Kalau berbicara sebelum Lebaran, prioritasnya (pengaturan arus) ada di Bantul sisi utara, yaitu di Jalan Wonosari-Piyungan, simpang Ketandan, terminal dan sebagainya,” kata Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul, Agus Jaka Sunarya, di Bantul, Minggu (19/5/2019).

Sedangkan di Bantul sebelah barat, prioritas di Jalan Wates Sedayu, kemudian Jalan Raya Srandakan di wilayah selatan Bantul hingga Jalan Samas yang merupakan jalur alternatif pemudik yang lewat jalur selatan.

Ia mengatakan, setelah hari raya atau usai Lebaran, prioritas pengaturan dan pengendalian arus lalu lintas dipusatkan pada jalur-jalur wisata maupun jalur yang terdampak pengalihan arus wisatawan di Bantul.

“Kalau untuk H plus ini, yang menjadi prioritas perhubungan adalah jalur pemicu wisata di Bantul, seperti ruas Jalan Imogiri Barat, dan Jalan Imogiri Timur, kemudian sepanjang Jalan Parangtritis dan Jalan Samas dan Jalan Bantul,” katanya.

Agus mengatakan, di jalur wisata menuju kawasan pegunungan Mangunan Dlingo yang terdapat berbagai objek wisata potensial bagi pemudik, seperti Puncak Becici, Hutan Pinus Mangunan dan Kebun Buah Mangunan.

“Yang menjadi primadona wisatawan sekarang ini pantai sama hutan pinus di Mangunan Dlingo, jadi prioriotas kami untuk pemantauan arusnya termasuk kelengkapan sarana prasarana kita siapkan di situ,” katanya.

Ia menjelaskan, berkaitan dengan persiapan menghadapi Lebaran tersebut, Dishub mempunyai strategi dengan pemenuhan sarana dan prasarana keselamatan lalu lintas, dan semua rambu pendukung sudah diupayakan terpasang sejak pertengahan Puasa.

Menurut dia, sarana dan prasarana jalan dalam mendukung keselamatan lalu lintas selama arus mudik dan libur Lebaran 2019, di antaranya rambu petunjuk penegas jurusan (RPPJ), rambu-rambu portabel maupun marka jalan dan rambu-rambu penting lainnya.

“Termasuk kondisi APILL (alat pemberi isyarat lalu lintas), dari 14 titik APILL di Bantul, kami mohonkan untuk berfungsi dengan baik dan kondisi ready” katanya. (Ant)

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!