Gebyar Ramadhan Tanamkan Pendidikan Islami Sejak Dini

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

LAMPUNG — Tanamkan nilai nilai Islami bagi anak anak usia sekolah menjadi perhatian warga Kampung Jering. Melalui Pemuda Islam Masjid (PIM), Takmir Mushola Al Barokah, Generasi Muda Kampung Jering (GMKJ) menggelar kegiatan gebyar Ramadhan yang diikuti oleh anak usia sekolah SD hingga SMP.

Alhadi, ketua panitia Gebyar Ramadan Kampung Jering (GR-KPJ) 2019 menyebutkan, kegiatan digelar sejak awal Ramadan dilakukan sepulang sekolah. Gagasan tersebut berangkat dari kebiasaan anak anak yang tidak memiliki kegiatan pasti saat sore hari. Beberapa di antaranya bahkan kerap hanya ngabuburit atau menghabiskan waktu di tempat keramaian.

“Atas kesepakatan sejumlah tokoh masyarakat, pemuda gebyar ramadan diisi dengan sejumlah lomba bernilai edukasi Islami dan pendaftaran gratis,” terang Alhadi saat dikonfirmasi Cendana News, Kamis (16/5/2019).

Sejumlah lomba bernilai edukasi tersebut diakui Alhadi sangat tepat, sebab sasaran peserta pelajar SD hingga SMP. Sebagai penarik minat panitia bahkan menyediakan hadiah total senilai Rp5 juta bagi anak anak usia sekolah tersebut.

“Bulan suci ramadan menjadi bulan penuh berkah untuk menimba ilmu agama Islam terutama bagi anak usia dini, peran kami sebagai pemuda, sangat penting ikut mengedukasi, salah satunya melalui sarana kegiatan berkonsep gebyar ramadan,” sebutnya.

GR KPJ 2019 disebut Alhadi dirangkai dalam kegiatan persiapan kelompok, audisi, lomba hingga kegiatan buka bersama bersama masyarakat. Sepanjang waktu 25 hari ramadan, tercatat sebanyak 68 peserta dari kelas 1 SD hingga siswa kelas IX SMP terlibat dalam kegiatan tersebut.

Setiap kelompok diwajibkan mempersiapkan 8 jenis lomba diantaranya hafalan Juz ‘Amma, hafalan doa harian, adzan, puisi, pidato, cerdas cermat, ibadah amaliyah dan yel yel Islami. Mata lomba yang dipilih menjadi cara panitia untuk mengajak anak anak memperdalam ilmu Islami dengan cara menyenangkan.

“Pelatih merupakan pemuda Kampung Jering dari level pendidikan SMP dan SMA yang memiliki kepedulian untuk menjadi pelatih sekaligus pendamping,” terangnya.

Alhadi, ketua panitia Gebyar Ramadan Kampung Jering 2019. Foto: Henk Widi

Celvin, salah satu peserta audisi dalam GR KPJ 2019 menyebut ia dipilih sebagai peserta lomba pidato mewakili kelompoknya. Kelompok yang diberi nama Umar bin Khatab tersebut akan mengikuti sebanyak 8 mata lomba yang ditetapkan.

Sebagai murid kelas 6 di SDN 2 Bakauheni, Celvin menyebut menunggu waktu pengumuman kelulusan setelah ujian nasional. Pidato merupakan salah satu lomba yang pernah diikutinya saat di sekolah meski dengan tema berbeda.

“Tema pidato berkaitan dengan bulan ramadan dan latihan saya lakukan di cermin dengan teks setelah itu tanpa teks,”ungkap Celvin.

Lihat juga...