hut

Insiden Penembakan Mako Brimob, 17 Saksi Diperiksa

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

PURWOKERTO – Kapolres Banyumas, AKBP Bambang Yudhantara Salamun, menyatakan, sudah ada 17 saksi yang diperiksa terkait insiden penembakan terhadap Mako Brimob Kompi 3 Batalyon B Purwokerto pada Sabtu dini hari lalu.

Saat ini Polres Banyumas masih berupaya keras untuk menangkap pelaku penembakan.

“Kasusnya masih dalam penyelidikan, kita berupaya keras untuk bisa mengungkap dan menangkap para pelaku, mohon doanya saja, semoga cepat bisa tuntas,” kata Kapolres usai gelar pasukan Operasi Candi 2019 di Lapangan Brimob Purwokerto, Selasa (28/5/2019).

Menurut Kapolres, hingga saat ini sudah ada 17 saksi yang diperiksa. Hanya saja Kapolres enggan merinci siapa saja saksi-saksi yang sudah dimintai keterangan tersebut.

Namun yang pasti merupakan para saksi yang menyaksikan peristiwa tersebut, termasuk anggota Brimob yang tengah bertugas pada saat kejadian.

Guna mengantisipasi ancaman teroris selama masa angkutan lebaran ini, Polres Banyumas sudah berkoordinasi dengan Brimob dan Densus terkait titik-titik rawan. Sehingga jika ada sel-sel teroris yang  bergerak akan cepat termonitor.

Kapolres berpesan, untuk anggota yang melaksanakan tugas mobile dalam pengamanan arus mudik, diminta tidak sendirian dalam melaksanakan tugas mobile, minimal dua orang dalam tiap rombongan. Petugas juga dilengkapi dengan senjata laras panjang dan pendek untuk perlindungan diri.

“Minimal dua orang jika tugas mobile, supaya bisa saling melindungi dan juga dibekali dengan senjata,” terangnya.

Sementara itu, selama angkutan lebaran, Polres Banyumas mengerahkan 700 personel gabungan yang akan disebar pada 17 pospam. Selain itu juga disiapkan tim urai yang bertugas untuk mengurai kemacetan dengan cepat. Tim urai ini beranggotakan 30 personel gabungan dari Lantas dan Sabhara.

“Titik macet yang menjadi perhatian kita sampai saat ini ada tiga yaitu di simpang SPBU Ajibarang, simpang pertigaan Ajibarang dan Kaliori. Tim urai ini akan bertugas mobile dari satu kemacetan ke kemacetan lainnya. Kita pastikan arus mudik kali ini seluruh pemudik harus merasa aman dan nyaman saat melintas di wilayah Banyumas,” kata Kapolres.

Untuk puncak arus mudik, diperkirakan terjadi mulai H-3 hingga H-4 lebaran dan puncak arus balik diprediksi antara H+4 hingga H+5 lebaran.

 

Lihat juga...