Jalan MH Thamrin Masih Ditutup, Anies Serahkan ke Polisi

Editor: Koko Triarko

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, memberikan sambutan singkat di pemusnahan minuman keras (miras) di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Senin (27/5/2019). –Foto; Lina Fitria

JAKARTA — Gubernur DKI, Anies Baswedan, menyerahkan sepenuhnya pengamanan ibu kota kepada pihak kepoalisian. Hal ini diungkapkan saat menjawab pertanyaan terkait penutupan jalan MH Thamrin yang belum kunjung usai.

Orang nomor satu di Ibu Kota Jakarta itu mendukung apa pun langkah pengamanan yang dilakukan oleh kepolisian demi menjaga keamanan di kawasan ibu kota. Saat ditanya kapan jalan protokol tersebut akan dibuka, Anies menjawab masih memonitor kondisi dan mengantisipasi potensi ketidaktertiban di lokasi.

“Nanti kita akan monitor lagi perkembangannya. Kita lihat hari ini. Intinya adalah kita ingin di kawasan itu tertib. Aman. Sehingga ketika dibuka tidak muncul potensi masalah,” ucap Anies, di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Senin (27/5/2019).

Dia mengaku tak mau terburu-buru dalam mencabut langkah pengamanan yang saat ini masih dilakukan. Dia mengkhawatirkan, kericuhan massa akan kembali terjadi. Hal itu akan merugikan para pengusaha yang memiliki usaha di kawasan jalan MH Thamrin dan sekitarnya. Guna mengantisipasi agar tidak terjadi bentrok, Anies mengimbau agar semua pihak sama-sama menahan diri.

“Pada prinsipnya, kita semua harus sama-sama mencegah. Sama-sama menghindari segala potensi ketidaktertiban. Itu harapan kita semua,” tambah Anies.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu ingin memastikan agar ketika penutupan jalan dicabut, kondisi telah benar-benar aman sehingga tidak merugikan semua pihak.

“Semua yang berkegiatan di tempat itu ada banyak. Pusat pertokoan perkantoran, kita ingin pada saat dibuka bisa nyaman,” tegasnya.

Diketahui, jalan MH Thamrin tepatnya di depan kantor Bawaslu masih belum bisa dilintasi pengguna jalan. Pascakerusuhan pada 21-22 Mei malam, sejumlah ruas jalan protokol masih ditutup. Penutupan jalan dilakukan sebagai bagian dari proses pengamanan yang dilakukan oleh aparat kepolisian.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Merto Jaya, Kompol M Nasir, mengatakan, akses yang masih ditutup antara lain jalan Gatot Subroto depan DPR, jalanan dari Bundaran HI hingga Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, dan Jalan Majapahit.

“Kondisi jalan masih sama seperti kemarin, ditutup,” kata Nasir kepada wartawan.

Terkait kapan beberapa ruas jalan yang ditutup itu akan dibuka kembali, Nasir belum bisa memastikannya. Hal itu masih harus berdasar rekomendasi.

“Untuk waktu, saya belum dapat konfirmasinya. Nanti kalau sudah ada kami sampaikan ke publik,” ujarnya.

Untuk itu, dia mengatakan, pengalihan arus masih akan dilakukan, akibat dampak penutupan jalan. Pengalihan arus masih sama seperti yang kemarin diterapkan.

Para pengguna jalan diminta memaklumi, dan bisa mencari jalur alternatif lain yang telah diarahkan. Selain itu, tidak lupa dia mengingatkan para pengendara untuk selalu mentaati peraturan lalu lintas dan bisa berkendara dengan bijak.

Untuk diketahui, akses jalan MH Thamrin atau depan Bawaslu masih ditutup. Tetapi, yang menuju Tanah Abang dari Sabang, dibuka. Akses jalan Medan Merdeka Barat yang hendak ke Istana dan Majapahit atau Harmoni, juga ditutup tepat di patung kuda.

Begitu juga akses jalan menuju kawasan Monas dari Medan Merdeka Timur atau samping Stasiun Gambir, ditutup.

Jalan Veteran III, yang merupakan akses jalan menuju ke Sudirman dan Thamrin atau depan Istana Merdeka, juga ditutup.

Lihat juga...