Jamin Pasokan Listrik Selama Idul Fitri, PLN Siagakan Ratusan Petugas

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

BALIKPAPAN — PLN jamin kenyamanan masyarakat dalam merayakan Idul Fitri dengan suplai listrik yang telah disiapkan. Seluruh elemen yang mendukung kelancaran seperti jaringan, peralatan kerja, dan tim siaga seluruhnya disiapkan sesuai SOP yang berlaku.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Kaltimra (UIW Kaltimra), Djoko Dwijatno, mengatakan keandalan suplai listrik itu diwujudkan dengan kesiapan pasokan listrik dan piket siaga lebaran yang tersebar di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.

“Ada 56 posko siaga lebaran tersebar di Balikpapan, Samarinda, Tenggarong, Bontang, Berau hingga Tarakan, dengan sedikitnya 885 petugas standby. Piket siaga lebaran diberlakukan mulai H-15 hingga H+15 Idul Fitri. Hal ini ditempuh untuk menjamin kelancaran ibadah umat muslim selama merayakan Hari Raya Idul Fitri,” katanya saat Apel Kesiapan Hari Raya Idul Fitri di Balikpapan, Kamis (23/5/2019).

Djoko mengatakan bahwa memasuki siaga lebaran ini, PLN masih dalam status siaga pasca Pemilihan Umum. Sehingga pihaknya memastikan bahwa upaya ekstra saat ini tengah dilakukan. Selain untuk menjamin pasokan listrik, PLN juga melakukan pengamanan terhadap instalasi kelistrikan yang juga berdampak langsung kepada suplai listrik untuk masyarakat.

Disisi lain, mengantisipasi cuaca ekstrem yang bisa sewaktu-waktu terjadi, pihaknya mengatakan bahwa telah diberlakukan SOP pemulihan atas terjadinya gangguan.

“Kami tidak hanya menyiagakan petugas, tetapi juga pimpinan-pimpinan pada level manajemen. Jika sewaktu-waktu terjadi force majeure maka keputusan dan tindakan dapat segera diambil sesuai dengan SOP yang berlaku,” timpalnya.

Selain itu, siaga berlapis untuk meminimalisir gangguan listrik juga diwujudkan dengan tersedianya sejumlah Unit Gardu Bergerak (UGB); Kubikel Bergerak (UKKB); Genset di kantor-kantor PLN, serta Uninterruptible Power Supply (UPS) untuk kelancaran distribusi listrik dan percepatan pemulihan apabila terjadi gangguan.

Sistem kelistrikan di Kalimantan Timur saat ini berjalan dengan sistem interkoneksi bernama Sistem Kalimantan dengan daya mampu hingga 1550 MW. Sistem kelistrikan inilah yang saat ini menyuplai kebutuhan listrik untuk Kalimantan Timur, meliputi Balikpapan, Samarinda, Tenggarong, Bontang, hingga Sangatta, dengan beban puncak berkisar 452 MW. Sementara di Kalimantan Utara akan berjalan dengan sistem isolated sesuai wilayahnya.

Apel Siaga Idul Fitri di Balikpapan. Foto: Ferry Cahyanti

Djoko menambahkan bahwa pasokan listrik dipastikan cukup dan tidak akan ada kekurangan daya. Pihaknya juga memohon dukungan dari masyarakat supaya suplai listrik untuk momen Idul Fitri ini berjalan lancar.

“Mari kita sama-sama berdoa dan berharap bahwa semuanya berjalan dengan lancar tanpa suatu hambatan yang berarti. Besar harapan kami masyarakat dapat menjalankan sisa waktu Ramadhan hingga silaturahmi Idul Fitri nanti dengan nyaman tanpa adanya gangguan-gangguan listrik yang berarti,” tutupnya.

Lihat juga...