Jelang Lebaran, Disdag NTB Larang Jual Parsel Kedaluwarsa

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

MATARAM – Kepala Dinas Perdagangan (Disdag), Provinsi Nusa Tenggara Barat, Hj. Putu Selly Andayani, mengingatkan kepada semua supermarket dan ritel modern agar tidak menjual produk makanan kedaluwarsa  untuk kebutuhan parsel masyarakat jelang lebaran.

“Agar supermarket dan ritel modern yang ada tidak menjual produk kedaluwarsa, karena selain melanggar aturan juga merugikan konsumen dari sisi kesehatan,” kata Selly di Mataram, Rabu (29/5/2019).

Guna memastikan produk yang dijual sejumlah ritel modern maupun supermarket yang beroperasi di Mataram sehat, Selly bersama BPOM dan Satgas Pangan telah melakukan sidak ke sejumlah ritel modern yang ada.

Hasil Sidak yang dilakukan, pihaknya menemukan salah satu produk parsel di salah satu ritel modern  telah memasuki masa kedaluwarsa. Dengan temuan tersebut, petugas menarik parsel yang dijual.

“Secara umum produk yang dijual sejumlah supermarket dan ritel modern yang ada masih aman dari produk parsel kedaluwarsa, “ujarnya.

Kepala BPOM Mataram, Ni Gusti Ayu Nengah Suarningsih, mengatakan, untuk memastikan produk parsel aman bagi masyarakat, pihaknya akan terus melakukan pengawasan hingga menjelang lebaran.

Kegiatan pengawasan dilakukan agar masyarakat benar-benar terbebas dari produk makanan kedaluwarsa yang membahayakan kesehatan termasuk dengan menyambangi distributor.

BPOM sendiri sejak bulan April 2019 telah memberikan surat edaran kepada seluruh supermarket jika mengisi parsel haruslah mengikuti persyaratan yang ada, di antaranya tidak boleh mengisi dengan alkohol, harus memperhatikan kedaluwarsa barang terlebih dahulu.

Lihat juga...