Kampung Literasi Objek Wisata Baru di Balikpapan

Editor: Koko Triarko

BALIKPAPAN – Kota Balikpapan di Kalimantan Timur, merupakan salah satu tujuan wisata. Kota yang berbatasan dengan selat Makassar ini punya banyak lokasi menarik untuk disinggahi. Selain pantai yang membentang di sepanjang pusat kota hingga wilayah Kutai Kartanegara, juga ada hutan lindung dan kebun raya. Balikpapan juga menjadi surga belanja bagi masyarakat Benua Etam. 

Menjelang musim libur lebaran tahun ini, Balikpapan punya satu lagi tujuan wisata. Berbeda dengan tempat yang sudah ada, kali ini ada wisata bertemakan mural.

Kampung Literasi, tempat wisata baru yang belum lama ini diresmikan pemerintah, punya daya tarik untuk dieksplorasi wisatawan. Berada di pusat kota, tepatnya di Jalan Gajah Mada, Pasar Baru, Kladasan Ilir. Lokasinya bisa ditempuh dengan berjalan kaki dari pusat perbelanjaan Plaza Balikpapan.

Region Manager Comm. dan CSR Pertamina Kalimantan, Heppy Wulansari –Foto: Ferry Cahyanti

Kawasan ini lebih populer dengan nama lamanya, yaitu Jalan Dondang. Daerah ini dikelilingi pemukiman, perkantoran, sekolah, dan kuliner. Saat ini Kampung Literasi memiliki 43 mural atau lukisan dinding dengan berbagai tema. Namun secara garis baris, terdapat empat klaster tema. Yaitu, budaya lokal, alam, teknologi, dan anak.

“Dengan mural ini, kami ingin mengajak pengunjung aware terhadap ke empat unsur tadi,” kata Region Manager Communication dan CSR Pertamina Kalimantan, Heppy Wulansari.

Keberadaan Kampung Literasi memang tak lepas dari peran perusahaan minyak nasional itu. Lokasi wisata sekaligus edukasi itu merupakan bagian dari CSR Pertamina, dan wujud komitmen mendorong peningkatan minat baca masyarakat.

Pertamina menggandeng Komunitas Taman Baca An-Nissa, serta para seniman lokal. Agar kualitas tetap baik, pihak-pihak tersebut yang akan melakukan perawatan.

“Kami yang melakukan perawatan. Memperbaiki cat yang memudar, atau melukis ulang jika mengalami kerusakan parah,” imbuh Heppy Wulansari.

Keberadaan tempat wisata edukasi ini mendapat apresiasi Wakil Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud.

“Saya mengapresiasi ide ini dan berharap minat baca di kalangan masyarakat, terutama generasi muda meningkat. Di samping itu juga membudayakan hidup sehat dan lingkungan yang bersih,” katanya.

Rahmad Mas’ud berharap, perusahaan perusahaan yang beroperasi di Kota Balikpapan turut mendorong untuk mengembangkan minat  literasi di masyarakat.

“Mural ini bisa jadi latar belakang buat foto-foto, kemudian diposting ke medsos,” kata Rahmad Mas’ud.

Saat ini, pemerintah Kota Balikpapan tengah berupaya menjadikan sektor pariwisata sebagai andalan dalam meningkatkan pendapatan asli daerah. Tahun lalu, pendapatan di sektor ini memberikan pemasukan sebesar Rp2,4 miliar.

Lihat juga...