Kasus DBD Meningkat, DKK Belum Tetapkan KLB

Editor: Mahadeva

BALIKPAPAN – Jumlah kasus Demam Berdarang Dengue di Kota Balikpapan hingga pertengan tahun ini terus meningkat. Pada pertengan Mei 2019, jumlah kasus meninggal dunia akibat Demam Berdarah Dengue mencapai tujuh orang.

Plt Kepala Dinas Kesehatan (DKK) Kota Balikpapan Suheriyono – Foto Ferri Cahyanti

Sementara jumlah kasusnya hingga pertengahan Mei 2019 mencapai 1.049 kasus. Meski jumlah kasus terus meningkat, Dinas Kesehatan Kota Kota Balikpapan belum menetapkan Keadaan Luar Biasa (KLB) DBD. Dinas kesehatan masih mengevaluasi jumlah kasus dan upaya-upaya yang terus dilakukan, untuk menekan angka kejadian.

“Belum bisa disebut KLB meskipun kasusnya meningkat serta sudah tujuh orang meninggal dunia. Nantinya kami akan lakukan evaluasi terhadap kasus ini. Evaluasi itu program yang dijalankan sepanjang tahun ini,” papar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Suheriyono, Jumat (17/5/2019).

Beberapa program untuk mencegah berkembangbiaknya nyamuk Aedes aegypti terus dilakukan. Seperti program kelambu air, yang telah berjalan dua tahun terakhir. Kemudian program pengasapan atau fogging di daerah yang terindikasi ada kasus DBD. “Program kelambu air ini cukup efektif. Seperti di Kelurahan Sepinggan jumlah kasusnya menurun.  Pengasapan juga kami lakukan sesuai dengan Standar Operasionalnya,” tambahnya.

Sementara itu, masyarakat yang melakukan fogging diminta untuk mengajukan izin ke dinas kesehatan. Hal itu untuk memenuhi Standar Operasional Prosedur pengasapan. “Sudah kami sampaikan kepada masyarakat bahwa untuk melakukan fogging harus dengan izin. Nantinya kami minta puskesmas melakukan penyuluhan terkait fogging,” imbuhnya.

Suheri mengimbau, masyarakat selalu waspada terhadap DBD. Apabila ada gejala demam segera diperiksakan ke Puskesmas atau klinik terdekat. “Agar bisa dicegah. Menjaga kebersihan lingkungan sekitar juga perlu perhatian, karena jentik nyamuk mudah tumbuh apabila ada air yang menggenang,” tandasnya.

Data Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, di April 2019 jumlah kasus meninggal dunia akibat DBD mencapai lima kasus. Sementara jumlah kasus penularannya mencapai 709 kasus. Dua kasus meninggal dunia yang terjadi di Mei, penderitanya berusia balita.

Lihat juga...