KPPU Balikpapan Ajak Masyarakat Bijak Berbelanja Daging

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BALIKPAPAN – Selama bulan Ramadan hingga lebaran kebutuhan daging mengalami peningkatan, sehingga masyarakat diminta untuk lebih bijak dalam berbelanja.

Dalam hal ini pemerintah memenuhi kebutuhan daging dengan menyediakan daging beku sebagai alternatif untuk memenuhi kebutuhan daging.

Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Wilayah V Balikpapan, Abdul Hakim Pasaribu, menyarankan agar konsumen harus bijak dalam berbelanja karena dengan bijak berbelanja sesuai dengan kebutuhan, maka jumlah permintaan juga tidak meningkat drastis sehingga tidak mempengaruhi harga.

Ketua KPPU Perwakilan Balikpapan Abdul Hakim Pasaribu – Foto: Ferry Cahyanti

“Konsumen perlu berbelanja bijak bahwa ada alternatif daging beku yang harganya bisa bersaing bisa selisih 40-50 ribu. Itu bisa saving buat konsumen,” ucapnya, Senin (20/5/2019).

Melalui media menurutnya, masyarakat bisa diedukasi karena kenaikan itu bisa tinggi apabila permintaan terus mengalami kenaikan.

“Artinya ada barang alternatif subtitusi yang bisa menggantikan kenaikan harga daging kecuali nggak ada penggantinya kayak bawang putih itu,” bilang Abdul Hakim Pasaribu.

Dia menyebutkan, saat ini harga daging sapi segar kisaran Rp120 ribu. Bahkan ada yang mencapai Rp130 ribu per kg seperti di pasar Klandasan dan diperkirakan mendekati lebaran bisa kembali mengalami kenaikan.

“Biasanya pengalaman tahun ke tahun jelang lebaran itu ada kenaikanlah tapi nggak melebihi angka Rp140 ribu,” ujarnya.

Apalagi Kota Balikpapan ungkap Abdul Hakim, bukan daerah penghasil ternak sapi namun banyak didatangkan dari luar pulau seperti Palu, Gorontalo, atau daerah lainnya.

“Pada Ramadan saat ini laporan dari rumah potong Balikpapan per hari 10 ekor tapi biasanya menjelang lebaran biasanya ada peningkatan. Masalah sapi ini datang bukan dari wilayah kita tapi dari luar pulau,” imbuhnya. Sehingga masyarakat Balikpapan atau Kaltim secara alami bergantung kebutuhan daging sapi segar dari luar.

Sementara itu, Perum Bulog Divre Kalimantan Timur dan Utara (Kaltimra) dalam waktu dekat mendatangkan 27 ton daging beku kerbau untuk memenuhi kebutuhan daging.

Daging beku tersebut akan didistribusikan ke pasaran dan Rumah Pangan Kita (RPK) yang menjadi mitra Bulog dan pasar tradisional.

“Permintaan daging beku cukup tinggi. Untuk Balikpapan didatangkan 27 ton, sedangkan untuk wilayah Kaltimra sebanyak 120 ton,” ujar Kabid Pengadaan Operasional Pelayanan Publik Bulog Divre Kaltimra, Agung Setiabudi.

Dia menambahkan, daging beku menjadi alternatif masyarakat. Daging beku salah satu upaya menekan dan menstabilkan harga daging segar yang juga mengalami kenaikan.

Lihat juga...