Kue Amparan Tatak, Menu Buka Puasa Favorit di Balikpapan

Editor: Koko Triarko

BALIKPAPAN – Setiap tahun di pasar Ramadan Kota Balipapan, selalu ditemui kue tradisional kue Amparan Tatak, yang diampar dalam sebuah loyang berukuran besar. Kue ini menjadi salah satu pilihan menu pembuka puasa masyarakat Balikpapan.

Sejak pukul 15.00 WITA, kios kue Amparan Tatak milik Inet sudah ada di pasar Ramadan di kawasan Balikpapan Permai. Kue miliknya mulai diampar pada sejumlah loyang dengan berbagai rasa yang bisa dipilih. Mulai dari rasa pisang, pandan, gula merah dan santan biasa.

Inet, penjual Kue Amparan Tatak -Foto: Ferry Cahyanti

Menurut Inet, sejak tahun lalu kue Amparan Tatak sudah ada di Pasar Ramadan Balikpapan Permai. Harga yang ditawarkan juga terjangkau, bila tak ingin membeli satu loyang bisa membelinya sepotong yang dikemas dalam mika.

“Satu potong kue dibandrol Rp15 ribu, tapi kalau sudah mendekati buka puasa Rp10 ribu. Itu untuk menutup modal yang dikeluarkan,” katanya, Sabtu (11/05/2019).

Kue khas Banjarmasin ini berbahan dasar tepung beras dan gula merah, sudah menjadi panganan pembuka yang disukai masyarakat. “Banyak juga yang membeli sepotong kue, dan paling disukai adalah amparan tatak pisang. Ada juga gula merah,” ucap Inet.

Dalam sehari, dia membuat kue Amparan Tatak sebanyak delapan loyang. Jumlah itu tidak banyak, karena sesuai dengan permintaan. Bila melihat pasar, banyak yang membeli maka, akan ditambah pada hari berikutnya.

“Yang jual Amparan Tatak, sekarang banyak. Bahannya sekarang yang mahal itu gula merah, sekarang sudah Rp28 ribu per kilogram,” tandasnya.

Sementara itu, salah seorang konsumen, Lia, mengatakan kue Amparan Tatak ini menjadi hidangan pembuka saat Ramadan. Karena kue ini membanjiri pasar Ramadan, sehingga menjadi daya tarik tersendiri.

“Yang menjadi daya tarik bukan hanya rasanya yang enak dan lembut di perut. Tetapi kue Amparan Tatak ini membanjiri pasar Ramadan sehingga terpesona ingin membelinya,” celetuknya.

Dia menambahkan, untuk membeli kue ini tidak banyak, tetapi menjadi favorit setiap hari. “Takjil favorit karena rasanya enak, ditambah dengan minuman teh hangat,” imbuhnya.

Lihat juga...