hut

Lebaran, Balikpapan Diguyur Hujan

Editor: Mahadeva

Kepala BMKG Kota Balikpapan, Ibnu Sulistyono – Foto Ferry Cahyanti

BALIKPAPAN – Hujan deras dengan intensitas sedang, diperkirakan mengguyur Kota Balikpapan pada lebaran 2019. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisiki (BMKG) Kota Balikpapan menyebut, Juni menjadi puncak musim hujan di wilayah itu.

“Kami perkirakan, hujan akan mengguyur Balikpapan dan sekitarnya mulai dini hari hingga siang hari. Penyebabnya dinamika lokal yang didukung aktifnya aliran massa udara basah,” kata Kepala BMKG Kota Balikpapan, Ibnu Sulistyono, Jumat (31/5/2019).

Dinamika lokal yang dimaksud adalah, pengaruh silotik yang memicu penambahan masa udara di Balikpapan dan sekitarnya. “Jadi alangkah baiknya, masyarakat menyiapkan payung sebelum meninggalkan rumah untuk berlebaran atau salat Idul Fitri,” imbuhnya.

BMKG Balikpapan memprediksikan, tinggi gelombang di perairan Balikpapan tidak terlalu mengkhawatirkan. Justru di Selat Jawa, khususnya bagian timur atau memasuki perairan Surabaya, gelombang bisa mencapai lebih dari 2,5 meter. “Cuaca di sekitar perairan Balikpapan khususnya, perairan sebelah Timur kita lihat cuaca berawan sampai hujan. Ketinggian gelombang sampai 1 meter. Namun nanti mendekati Kotabaru sampai perairan Surabaya ituketinggian gelombang bertambah bisa sampai 2,5 meter,” tandasnya.

Karena gelombang sudah lebih dari 2,5 meter, untuk kapal-kapal tertentu sudah dibatasi. Begitupun kapal penumpang Pelni, seperti Dorolonda, Umsini diminta juga tetap waspada. “Lebih dari dua meter itu sudah warning untuk jenis kapal tertentu. Untuk pelayaran kita batasi untuk jenis kapal, kapal semacam kapal feri lebih dari 21 Knot,” tukasnya.

BMKG memperkirakan, gelombang di Selat Jawa bagian timur bisa mencapai lebih dari 2,5 meter. Hal itu, karena terpicu hembusan angin kencang. Sementara untuk perairan Selat Makasar bagian tengah dan bagian Selatan, umumnya relatif aman. Di kawasan tersebut, gelombang rata-rata di bawah dua meter. Namun di perairan Kotabaru, hingga ke Selatan di Laut Jawa di atas dua meter.

Lihat juga...