hut

Lebaran, Dinkes Bantul Siagakan Rumah Sakit dan Puskesmas 24 Jam

Salah satu Rumah Sakit di Kabupaten Bantul - Foto Ant

BANTUL – Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyiagakan Rumah Sakit  (RS) dan Pusat Kesehatan Masyarakat (puskesmas) di wilayahnya selama lebaran.

Fasilitas kesehatan tersebut diminta membuka pelayanan selama 24 jam di hari libur Idul Fitri 1440 Hijriah. “Selain menyiapkan pos kesehatan Lebaran, untuk rumah sakit dan puskesmas-puskesmas yang rawat inap akan selalu standby 24 jam,” kata Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Kabid Yankes) Dinkes Bantul, Agus Triwidiyantoro, Minggu (26/5/2019).

Dengan demikian, selama libur Lebaran akan ada pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) baik di Puskesmas maupun di RS. Petugas medis yang tidak cuti dan siap melayani. “Untuk layanan IGD selama 24 jam baik pada waktu Lebaran atau pada waktu cuti bersama. Dan puskesmas selama cuti bersama yaitu 3, 4 dan 7 Juni tetap semuanya ada pelayanan dari semua puskesmas,” tandasnya.

Kesiapsiagaan menghadapi Lebaran 2019, Dinkes Bantul menyiapkan 200 personel, baik tenaga medis maupun non-medis yang siap membantu penanganan masalah kesehatan kepada masyarakat.

“Jumlah personel yang kita persiapkan sekitar 200 orang baik dari rumah sakit, puskesmas kemudian PSC (Public Safety Center) 119, relawan agen 119 atau masyarakat umum yang kita latih untuk membantu kegiatan PSC 119,” jelasnya.

Dia juga mengatakan, untuk Pos Kesehatan di Jalan Raya yang didirikan Dinkes Bantul ada empat lokasi. Secara umum, dimulai pada H-4 sampai H+4 Lebaran, bisa bervariasai sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Empat Pos Kesehatan Jalan Raya itu antara lain Pos Bantul Kota yang berada di seputaran Pasar Bantul, Pos Timur Jembatan Srandakan di sekitar bundaran Srandakan, Pos Jalan Lingkar Timur Ketandan dan Pos Piyungan di Jalan Wonosari.

Setiap Pos Kesehatan Jalan Raya, akan dilengkapi dengan sejumlah petugas medis dan relawan. Tidak menutup kemungkinan, juga disiagakan mobil ambulans beserta sopir, lengkap dengan peralatan medis dan obat-obatan. “Nanti ada dua shift, masing-masing shift satu ambulans dengan beberapa personel, kemudian teman-teman yang di puskesmas dan rumah sakit juga akan selalu standby mem-backup termasuk PSC 119 yang ada di Palbapang,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!