Lebaran, KSU Derami Hentikan Sementara Penyaluran Tabur Puja

Editor: Mahadeva

PADANG – Koperasi Serba Usaha Dewantara Ranah Minang (KSU Derami) Padang, Sumatera Barat, menutup sementara pelayanan pinjaman modal usaha Tabungan dan Kredit Pundi Sejahtera (Tabur Puja).

Ketua KSU Derami Padang Sayu Putu Ratniati/Fot0: M. Noli Hendra

Ketua KSU Derami Padang, Sayu Putu Ratniati, mengatakan, penutupan pelayanan Tabur Puja telah dilakukan sejak dua pekan menjelang lebaran. Pelayanan akan kembali dibuka usai lebaran. Hal itu dilakukan, untuk menghindari penyalahgunaan peminjaman modal.

Dana yang seharusnya untuk modal usaha, dikhawatirkan beralih untuk kebutuhan konsumtif. Sangat berisiko, apabila tetap ,emberikan pinjaman modal di momen menjelang lebaran. Risiko tersebut baik pinjaman untuk masyarakat yang mengajukan pinjaman baru, maupun yang sudah menjadi anggota.

“Kita memberikan pinjaman itu karena ingin membantu masyarakat untuk mengembangkan usaha, baik yang baru jalan, maupun yang telah lama jalan. Kalau digunakan untuk konsumtif, dimana mereka bisa mendapatkan pemasukan, jika tidak ada pemasukan, bagaimana mereka bisa membayar kredit yang dibayar per-pekan. Hal inilah yang kita antisipasi, supaya tidak berdampak tidak baik bagi keuangan KSU Derami,” jelasnya, Jumat (31/5/2019).

Menurutnya, adanya ketentuan penutupan sementara pencairan pinjaman modal usaha, bukan bermaksud meragukan finansial anggota maupun masyarakat. Akan tetapi lebih kepada upaya menghindarkan masyarakat itu dari hutang piutang untuk memenuhi kebutuhan lebaran.

Perayaan lebaran yang paling lama hanya dinikmati lima hari, harus diikuti dengan hutang yang harus dibayar selama ber bulan-bulan. “Kalau digunakan untuk modal usaha, tidak masalah, karena ada usaha yang dijalani dan hasil yang akan diperoleh. Sedikit demi sedikit uang yang dikumpulkan melalui pinjaman modal usaha dari Tabur Puja, dapat membayarkan kredit dan dapat mengembangkan usaha yang dijalani,” ujarnya.

Ayu menyebut, menjelang lebaran pengajuan pinjaman dana ke Tabur Puja cukup banyak. Tidak hanya anggota baru, tetapi juga oleh anggota lama. Namun, kebijakannya tetap tidak mencairkan pinjaman modal usaha.

Meskipun Tabur Puja di Padang bertujuan membantu keluarga kurang mampu, dan bukan berarti tidak ada batasan waktu untuk tidak melayani masyarakat kurang mampu. Seperti halnya momentum menjelang lebaran, Tabur Puja benar-benar tidak memberikan pencairan pinjaman modal usaha.

“Mungkin kebijakan seperti ini tidak hanya di Tabur Puja, tapi pihak lembaga keuangan lainnya juga melakukan hal yang sama. Karena memang kuat dugaan jika ada pencairan pinjaman dana, bakal lebih besar digunakan untuk kebutuhan konsumtif lebaran,” sebutnya.

Dengan kebijakan tersebut, Ayu menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat yang telah mengajukan pinjaman baru. Ayu menyarankan, jika ingin mengajukan peminjaman modal usaha, dapat dilakukan usai lebaran. “Maskud kita baik, karena kepentingan masyarakat juga. Tujuan mempermudah masyarakat memperbaiki ekonomi, nanti malah akan memberatkan masyarakat. Untuk itu harap dimengerti oleh masyarakat, dan Asisten Kredit Tabur Puja akan menunggu di Posdaya-Posdaya usai lebaran, untuk melayani pengajuan pinjaman modal usaha,” ungkapnya.

Lihat juga...