Lebaran, Pelabuhan Dwikora Pontianak Siapkan Tiga Kapal

PONTIANAK – Pelabuhan Dwikora Pontianak, Kalimantan Barat, menyiapkan tiga kapal penumpang untuk melayani arus mudik Lebaran 2019.

Kepala KSOP Dwikora Pontianak, Capt Bintang Novi di Pontianak, Kalbar ( foto Ant)

“Untuk tingkat provinsi ada tiga kapal yang sudah kami siapkan, sedangkan yang lokal ada empat kapal yang keseluruhannya sudah kami lakukan pemeriksaan,” kata Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Dwikora Pontianak, Capt Bintang Novi, Selasa (21/5/2019).

Tim KSOP, telah melakukan pemeriksaan atau uji petik terhadap seluruh armada, yang akan diperbantukan dalam kegiatan Posko Lebaran. Dari uji petik yang dilakukan sebulan sebelum hari H, memang masih ada kekurangan-kekurangan.

Namun, pada saat hari H, yakni H-15 hingga H+15 Lebaran, segala kekurangan itu diharapkannya sudah terpenuhi. Sehingga pelayanan terhadap masyarakat membuat mereka merasa aman dan nyaman dalam menggunakan angkutan laut tersebut. Bintang menegaskan, dibentuknya Posko Terpadu untuk melayani seluruh penumpang angkutan laut Lebaran 2019. “Di sini kami harapkan dengan satu posko ini, memudahkan apabila muncul permasalahan pada saat kegiatan angkutan Lebaran,” jelasnya.

Posko Terpadu yang dibentuk melibatkan 23 instansi, di antaranya, KSOP, Basarnas, Angkatan Laut, Kepolisian, CIQ, Pelindo, Pelni, Dinas Perhubungan, Kesehatan, PMI dan pihak terkait lainnya. Setiap instansi mengutus satu orang perwakilan untuk secara bergilir bersiaga di Posko Terpadu.

“Saya berharap dengan kehadiran posko ini mudah-mudahan lebih cepat dalam meminimalisasikan hal-hal yang akan timbul pada saat kegiatan angkutan Lebaran. Kami juga telah menyelenggarakan apel kesiapan angkutan laut Lebaran, pembukaan Posko Terpadu yang diakhiri dengan buka bersama di Dermaga 01 Pelabuhan Dwikora Pontianak,” tuturnya.

Sebelumnya, Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mengingatkan, kapal penumpang juga harus menjaga keselamatan kapal itu sendiri. “Kalau kapal itu misalnya hanya mampu mengangkut 1.000 penumpang, maka saya harapkan jangan diisi berlebihan dari itu, karena kalau hal itu dilakukan maka sangat membahayakan keselamatan penumpang,” tandasnya.

Ia menilai, pihak Pelabuhan penumpang Dwikora Pontianak telah berusaha semaksimal mungkin mempersiapan angkutan Lebaran. Salah satunya mengantisipasi apabila terjadi lonjakan jumlah penumpang.

“Dengan tingginya harga tiket pesawat ada kemungkinan pemudik bisa beralih ke moda transportasi yang lebih murah, maka alternatif masyarakat tidak ada pilihan lain yakni menggunakan jasa transportasi laut yang jauh lebih murah dan terjangkau,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...