hut

Libur Lebaran, Lima Puskesmas di Balikpapan Buka 24 Jam

Editor: Koko Triarko

BALIKPAPAN – Selama libur Lebaran 2019, tujuh Puskesmas di Kota Balikpapan beroperasi selama 24 jam untuk melayani peserta JKN-KIS, dan sebelum libur Lebaran, sudah ada dua Puskesmas yang telah beroperasi 24 jam, yaitu Puskesmas Klandasan Ilir dan Manggar.

Terkait libur Lebaran, Dinas Kesehatan Kota Balikpapan menambah lima puskesmas yang bisa melayani 24 jam, yaitu pada tanggal 3, 4 dan 7 Juni 2019. Ada pun lima Puskesmas itu adalah Puskesmas Baru Ulu, Mekar Sari, Kariangau, Karangjoang, Manggar.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Suheri, mengatakan, tidak hanya layanan Puskesmas 24 jam, namun juga ada beberapa Puskesmas yang masih melayani peserta atau layanan kesehatan mulai pukul 08.00-13.00 WITA.

“Masih bisa melayani sebagai Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Jadi, yang ingin berobat bisa menggunakan layanan tersebut,” terangnya, Senin (27/5/2019).

Suheri menjelaskan, pada saat libur Lebaran, Pusat Komando Taktis (Puskotis) juga akan hadir. Namun, kini masih dirapatkan. “Tapi biasanya pada tahun lalu, ada di Manggar, Pelabuhan Kariangau dan Karangjoang. Jangan lupa, kartu JKN-nya selalu dibawa atau JKN mobile sudah dapat diakses,” imbuhnya.

Menurutnya, layanan yang diberikan itu tujuannya untuk memudahkan masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan saat libur Lebaran. Sedangkan dari jumlah kunjungan, diakuinya pada saat libur Lebaran masih seperti biasa.

“Saat libur Lebaran masih seperti biasa, tapi meningkatnya saat usai libur Lebaran pada hari pertama atau sepekan pertama,” kata Suheri.

Sementara itu, Kepala Cabang BPJS Kesehatan Balikpapan, Sugiyanto, mengungkapkan, mulai H-7 hingga H+7 Lebaran 2019, peserta JKN – KIS tetap memperoleh jaminan pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan yang ditunjuk BPJS. Bahkan, peserta yang mudik, tak perlu mengganti Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) untuk melakukan pengobatan.

“Pada kondisi darurat, seluruh fasilitas kesehatan, baik tingkat pertama maupun lanjutan wajib memberikan pelayanan penanganan pertama kepada peserta JKN-KIS,” tandasnya.

Pada pelayanan prima untuk mudik tahun ini, katanya, pelayanan berbeda juga diberikan, yaitu bagi peserta yang telah menderita penyakit kronis atau telah mendapatkan rujukan obat dapat mengambil obatnya lebih dahulu.

“Yang membedakan hanya pelayanan obat, khususnya penyakit kronis yang membutuhkan obat. Juga ada aplikasi mobile mudik BPJS Kesehatan,” terangnya.

Ia menambahkan, saat ini juga telah dikembangkan fitur aplikasi Saluran Informasi dan Penanganan Pengaduan (SIPP) di rumah sakit untuk pendaftaran bayi baru lahir peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU), sehingga peserta tidak perlu datang ke kantor.

“Selama masa libur lebaran, kami juga buka layanan khusus di rumah sakit melalui petugas informasi dan Penanganan Pengaduan (PIPP) rumah sakit yang meliputi bayi baru lahir, perhitungan denda layanan dan penanganan pengaduan di rumah sakit,” tutup Sugiyanto.

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

»
escort99.com