Libur Lebaran, RSUD di NTB Buka 24 Jam

Editor: Mahadeva

MATARAM – Selama arus balik lebaran, semua Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten dan Kota termasuk RSUD Nusa Tenggara Barat (NTB), membuka layanan 24 jam.

Direktur RSUD NTB, dr. Lalu. Hamzi Fikri/foto : Turmuzi

“Semua rumah sakit kabupaten kota, termasuk RSUD NTB tetap stand by, dan membuka layanan kesehatan selama 24 jam bagi masyarakat, khususnya yang mudik lebaran, tidak usah khawatir,” kata Direktur RSUD NTB, dr. Lalu. Hamzi Fikri, Jumat (31/5/2019).

Meski sebagian dokter umum maupun spesialis ada yang mudik, pihaknya menjamin tidak terjadi kekosongan. Telah dilakukan pengaturan serta penyesuaian, supaya bisa ada yang tetap stand by di RSUD. Dokter kita banyak, secara bergiliran setiap tahun pulang kampung, jadi diatur supaya bisa tetap stand by.

RSUD kabupaten kota juga diimbau, supaya dokter yang bertugas bisa diatur dan disesuaikan, baik dokter umum maupun dokter spesialis. Supaya sistem rujukan juga bisa berjalan. “Untuk  pasien BPJS juga diimbau bisa menyesuaikan diri dengan aturan yang ada dengan rumah sakit, supaya tidak terjadi kendala di proses adminiatrasi,” tandasnya.

Untuk jumlah dokter yang stand by selama arus balik lebaran, RSUD NTB menyesuaikan dengan kebutuhan. Secara keseluruhan, dokter yang dimiliki ada 150 orang. Khusus dokter spesialis, jumpahnya hampir 100 lebih, sementara dokter umum ada 50 orang. Persediaan obat-obatan diklaim juga cukup.

Kepala Dinas Kesehatan NTB, dr. Nurhandini Eka Dewi, menyampaikan, layanan kesehatan tidak hanya bisa didapatkan di RSUD atau puskesmas. Ada juga posko terpadu, yang disiapkan di sepanjang jalan. Keberadaanya, juga bisa melayani kesehatan. Kepadatan arus lalu lintas, biasanya mengakibatkan sakit seperti sakit kepala, pusing maupun sakit karena kelelahan. Hal itu biasa terjadi selama menempuh perjalanan mudik. Karena itu, melalui posko terpadu layanan kesehatan, masyarakat bisa mendapatkan layanan kesehatan.

Lihat juga...