Masjid Pangeran Diponegoro TMII Sediakan Takjil Buka Puasa

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

JAKARTA – Selama bulan suci Ramadan 1440 Hijriah, Masjid Pangeran Diponegoro Taman Mini Indonesia Indah (TMII) menyediakan takjil buka puasa bagi pengunjung.

Acara berbuka puasa dimulai dengan pembacaan ayat suci Alquran yang dilantunkan para karyawan TMII dan pengunjung, di ruang dalam masjid tersebut.

Usai mengaji, mereka menuju teras masjid, lalu duduk berhadapan dengan tertib. Saat azan berkumandang, mereka meminum teh manis, air mineral dan menikmati buah kurma.

Pengunjung dan karyawan TMII sedang buka puasa di Masjid Diponegoro TMII, Jakarta, Selasa (14/5/2019) malam. Foto: Sri Sugiarti.

Berlanjut mereka pun menyantap menu dalam boks putih yang disediakan oleh pengurus Masjid Pangeran Diponegoro TMII. Ragam menu yang disajikan terdiri dari nasi, telur, ati rempela, sayuran, sambal dan kerupuk.

Anggota Dewan Pengurus Masjid Pangeran Diponegoro TMII, Agus Hermawan Subiantoro, mengatakan, pihak masjid sudah dua kali Ramadan ini menyediakan takjil buka puasa bagi karyawan dan pengunjung.

“Alhamdulillah kami pengurus Masjid Pangeran Diponegoro TMII, sudah dua tahun ini bisa menyediakan takjil. Semoga terus berlanjut menaburkan keberkahan,” kata Agus kepada Cendana News, Selasa (14/5/2019) sore.

Menurutnya, setiap hari menu buka puasa yang disajikan berbeda, sesuai pemberian dari donatur. Selama bulan puasa banyak sekali yang memberikan makanan maupun minuman kepada pengurus masjid untuk jamaah.

Di antara donatur takjil tersebut, adalah Direktur Utama TMII, Tanribali Lamo, manajemen kereta gantung, manajemen Taman Legenda Keong Mas, Sasana Kriya, unit lainnya serta masyarakat.

Setiap hari Senin sampai Jumat, panitia menyediakan 40 boks hidangan buka puasa. Sedangkan Sabtu dan Minggu sebanyak 60 boks.

Anggota Dewan Pengurus Masjid Pangeran Diponegoro TMII, Agus Hermawan Subiantoro – Foto: Sri Sugiarti

“Alhamdulillah jamaah setiap harinya antusias berbuka puasa di masjid yang diprakarsai Ibu Tien Soeharto ini,” ujarnya.

Dia berharap, ke depan penyediaan takjil akan bertambah. Mengingat jamaah selalu banyak yang hadir untuk buka bersama di masjid, hingga menunaikan salat Magrib, Isya dan tarawih.

“Untuk tarawih, setiap dua hari sekali kami hadirkan ustaz yang beri tausyiah. Alhamdulillah jamaah penuh setiap malamnya,” ujarnya.

Agus berharap semua amalan para donatur membawa keberkahan dan kemajuan untuk TMII.

Umumnya jamaah adalah karyawan TMII, dan warga sekitarnya yang hendak melaksanakan salat di masjid ini. Tapi ada juga pengunjung yang menyempatkan untuk buka puasa bersama.

Meskipun tidak saling kenal tetapi dengan ikatan persaudaraan, mereka bercengkarama menanti bedug bertalu pertanda buka puasa.

Subrianto, datang bersama istri dan anaknya berkunjung ke Museum PP IPTEK TMII dan Istana Anak-Anak Indonesia. Karena waktu hampir sore, mereka pun berniat untuk salat Magrib di Masjid Pangeran Diponegoro TMII.

“Alhamdulillah di masjid ini ada buka bersama gratis, berkah buat saya dan semua jamaah,” ujarnya kepada Cendana News.

Lihat juga...