hut

Onde-Onde, Kuliner Tradisional yang Tak Lekang oleh Zaman

Editor: Mahadeva

Onde-onde, makanan tradisional di Yogyakarta yang tak lekang oleh zaman – Foto Jatmika H Kusmargana

YOGYAKARTA – Siapa yang tak mengenal onde-onde? Kuliner tersebut, sudah begitu dikenal masyarakat. Selain memiliki cita rasa yang khas, kue tradisional berbentuk bulat dengan taburan biji wijen tersebut, juga sangat mudah dibuat.

Tak heran, onde-onde bisa dengan mudah ditemukan di hampir semua wilayah di tanah air. Selain dijual di pasar-pasar tradisional, kuliner berbahan utama tepung ketan tersebut, kini juga mulai banyak dijual di berbagai tempat keramaian bersama jenis makanan lain.

Hal itu menjadi bukti, hingga kini onde-onde mampu bersaing dengan makanan modern lainnya. Meskipun harus mengalami berbagai perubahan dan modifikasi, mulai dari ukuran, hingga varian rasa atau isian, onde-onde tetap dicari masyarakat.

Jika biasanya onde-onde memiliki ukuran sebesar buah Kepel atau buah Salak. Kini tak sedikit, pedagang yang menjual onde-onde dengan ukuran lebih kecil. Seperti misalnya seukuran kelereng atau anggur.

Pak Kis salah seorang penjual onde-onde di Yogyakarta, Sabtu (25/5/2019) – Foto Jatmika H Kusmargana

Tak hanya itu, isian onde-onde yang dulunya hanya berupa kacang hijau, kini juga telah dimodifikasi dengan bahan lain, seperti gula jawa, parutan kelapa, coklat hingga keju. Namun satu yang pasti, bentuk dan ciri khas onde-onde tak pernah berubah.

Lalu bagaimana kah cara membuat onde-onde? Salah seorang pedagang onde-onde, Kis menyebut, makanan tersebut bisa dibuat dengan mudah. Bahan yang perlu disiapkan antara lain tepung ketan, tepung beras, vanili, gula pasir, garam, kacang hijau, dan biji wijen secukupnya.

“Pertama buat isiannya terlebih dahulu. Caranya, kukus kacang hijau yang sudah dibersihkan kulitnya selama kurang lebih 20 menit. Angkat lalu tambahkan gula pasir, daun pandan, garam, dan vanili secukupnya,” jelasnya.

Sambil terus diaduk, tambahkan parutan kelapa, kemudian dinginkan. Dan bentuk menjadi bulatan kecil-kecil.  Sementara itu, campur tepung ketan, tepung beras, gula, serta garam dan vanili, untuk membuat kulit onde-onde. Aduk rata sambil tuangkan air hangat sedikit demi sedikit. Setelah kalis, bentuk adonan menjadi pipih. Lalu tambahkan isian kacang hijau yang telah dibuat sebelumnya.

“Tinggal dibentuk jadi bulat. Lalu glundungkan ke atas wijen. Setelah itu tinggal digoreng sampai matang. Onde-Onde pun siap disajikan,” pungkasnya.

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!