Pelunasan Tahap II Ditutup, 1.549 Jamaah tak Lunasi Biaya Haji

Editor: Satmoko Budi Santoso

Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Muhajirin Yanis - Foto: Lina Fitria

JAKARTA – Pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1440H/2019M tahap II, resmi ditutup hari ini.

Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri, Muhajirin Yanis, mengatakan, bahwa masih ada 1.549 kuota yang belum terisi.

“Tahap II ditutup sore ini. Masih ada 1.549 jamaah yang tidak melunasi biaya haji,” kata Muhajirin melalui pesan singkat di Jakarta Pusat, Jumat (10/5/2019).

Menurut Muhajirin, kuota jamaah haji yang belum terlunasi ini akan diisi oleh jamaah yang telah melakukan pelunasan dengan status cadangan. Bersamaan pembukaan pelunasan tahap II, Kemenag juga memberi kesempatan kepada 10 ribu jamaah haji untuk melakukan pelunasan dengan status cadangan.

Jamaah dengan status cadangan adalah mereka yang memiliki nomor porsi pada urutan selanjutnya. Mereka diberi kesempatan untuk melakukan pelunasan dengan catatan akan berangkat manakala masih ada sisa kuota haji 1440H saat penutupan pelunasan tahap II.

“Sampai sore ini, ada 5.355 jamaah yang melunasi BPIH dengan status cadangan. Jumlah ini sudah lebih banyak dibanding kuota haji yang belum terlunasi,” ujarnya.

Kepala Sub Direktorat Pendaftaran dan Pembatalan Haji Reguler, M Khanif, menambahkan, jamaah yang paling banyak belum melakukan pelunasan BPIH dari Jawa Timur, jumlahnya mencapai 224 orang.

Terbanyak selanjutnya adalah Jawa Barat (145), DKI Jakarta (139), dan Jawa Tengah (122). Provinsi dengan jumlah jamaah yang belum melunasi paling sedikit adalah Sulawesi Tenggara (4), Papua (4), dan Bangka Belitung (4).

Sebelumnya, Direktur Pengelolaan Dana Haji Kementerian Agama (Kemenag), Maman Saepulloh, menuturkan, pelunasan tahap pertama akan berlangsung dari 19 Maret hingga 15 April 2019, dan sudah ditutup. Sementara pelunasan tahap kedua mulai tanggal 30 April hingga 10 Mei 2019.

“Pelunasan BPIH ini dilakukan dengan mata uang rupiah,” ujar Maman.

Maman bilang BPIH disetorkan ke rekening atas nama Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) pada Bank Penerima Setoran (BPS) BPIH. Penyetoran dapat dilakukan baik secara tunai atau non teller.

Ditjen PHU juga telah merilis nama jamaah haji yang berhak melunasi BPIH. “Jamaah haji yang meninggal setelah ditetapkan berhak melakukan pelunasan, bisa dilimpahkan porsinya kepada keluarga sesuai ketentuan,” terang Maman.

Diberitahukan, Keputusan Presiden (Keppres) tentang Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 1440H/2019M sudah terbit.

Keppres BPIH diterbitkan setelah Kementerian Agama (Kemenag) dan DPR RI menyepakati besaran biaya haji tahun ini pada 4 Februari 2019. Keppres ini mengatur BPIH untuk jamaah haji reguler dan BPIH untuk Tim Petugas Haji Daerah (TPHD).

Ditjen PHU sudah merilis daftar nama jamaah haji reguler yang berhak melunasi BPIH Reguler 1440H/2019M. Jamaah haji yang meninggal setelah ditetapkan berhak melakukan pelunasan, bisa dilimpahkan porsinya kepada keluarga sesuai ketentuan.

Lihat juga...