hut

Pembangunan IGD RSUD TC Hillers Maumere Diharap Tepat Waktu

Editor: Koko Triarko

MAUMERE – Pembangunan Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD TC Hillers Maumere yang berlangsung hingga akhir Desember 2019, diharapkan tepat waktu. Ini untuk mencegah agar jangan sampai ada proyek yang tidak selesai dikerjakan dan mangkrak.

“Kita berharap, proyeknya bisa selesai tepat waktu. Pembangunan gedung tiga lantai ini menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) penugasan dari pemerintah pusat,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, dr. Maria Bernadina Sada Nenu, MPH., Jumat (24/5/2019).

Pembangunan Isntalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD TC Hillers Maumere, menggunakan pagu anggaran Rp41,8 miliar. Ini dilakukan untuk meningkatkan fasilitas rumah sakit milik Pemda Sikka tersebut, agar bisa menjadi rumah sakit rujukan.

Bupati Sikka, Fransikus Roberto Diogo. -Foto: Ebed de Rosary

“Dengan adanya pembangunan fasilitas ini, diharapkan rumah sakit ini menjadi rumah sakit pusat rujukan se-daratan Flores dan Lembata. Sebelumnya, poliklinik rumah sakit pun telah dibangun tiga lantai,” sebutnya.

Kepela Bagian Pembangunan Setda, Sikka Femmy Bapa, menyebutkan, pembangunan gedung tiga lantai ini dalam jadwal pengerjaannya berlangsung sejak Maret 2019 hingga akhir Desember 2019. Waktu pengerjaannya memang tergolong singkat.

“Memang pengerjaannya agak rumit, karena lokasi pengerjaan harus dipagar terlebih dahulu, sebab aktivitas pelayanan kesehatan di rumah sakit tersebut tetap berjalan.Tetapi bila pengerjaannya belum selesai di bulan Desember, maka ada tambahan waktu,” ujarnya.

Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, juga berharap pembangunan tersebut bisa berjalan tepat waktu. Dirinya meminta agar kontraktor yang memenangi tender pembangunannya bisa bekerja dengan baik sesuai jadwal yang ditentukan.

“Saya berharap proyek ini bisa dikerjakan tepat waktu, agar jangan sampai ada lagi proyek mangkrak atau tidak selesai pengerjaannya di kabupaten Sikka. Untuk itu, kontraktor harus benar-benar mampu,” ungkapnya.

Selain pembangunan tersebut, tambah Robi, sapaannya, pemerintah juga sedang berupaya untuk meningkatkan sarana dan prasarana kesehatan di desa. Ini dilakukan untuk memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik kepada masyarakat.

“Fasilitas kesehatan seperti Polindes dan Puskesmas, akan diperbaiki. Sementara, posyandu juga kami dorong untuk penggunaan dana desa, sebab hal ini memungkinkan,” sebutnya.

Petronela Hesty, seorang warga Maumere yang ditemui di RSUD TC Hillers Maumere, mengakui, rumah sakit milik pemeirntah ini fasilitasnya sudah sangat lengkap. Sejak 2017, ia melihat sudah ada perbaikan fasilitas dan pelayanan kesehatan.

“Sebagai badan layanan umum daerah, tentunya rumah sakit ini sudah semakin bagus pengelolaannya. Namun, yang terpenting adalah meningkatkan pelayanan kesehatan. Petugas kesehatan harus memebrikan pelayanan dengan baik dan ramah sesuai prosedur yang berlaku,” harapnya.

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!