hut

Pemerintah Diminta Segera Membangun Kembali Jalan Poros Palu-Palolo

Kondisi Jalan Poros Palu-Palolo di Desa Lolu pascaterdampak gempa dan likuefaksi, Sabtu (25/5/2019) - Foto Ant

SIGI – Pemprov Sulawesi Tengah diharapkan segera membangun kembali Jalan Poros Palu-Palolo. Jalan yang berada di Kecamatan Biromaru Kabupaten Sigi, rusak terdampak gempa dan likuefaksi beberapa waktu lalu.

“Kami berharap agar pemerintah dapat membangun kembali jalan poros Palu-Palolo di Desa Lolu yang rusak terdampak gempa dan likuefaksi,” ucap Kurniadi, warga Desa Lolu Kecamatan Biromaru, Sabtu (25/5/2019).

Jalan Poros Palu-Palolo, menjadi salah satu sarana umum penting warga setempat. Namun, aset milik pemerintah tersebvut terdampak dan mengalami kerusakan parah, karena gempa dan likuefaksi 28 September 2018. Jalan Poros Palu-Palolo juga terdampak likuefaksi di Desa Jono Oge. Jalan tersebut putus beberapa ratus meter, dan ada jembatan yang putus di Desa Jono.

Pantauan di lapangan, kondisi jalan tersebut berbatu, bergelombang dan berdebu. Kendaraan tidak bisa melintas di jalur yang rusak dengan kecepatan tinggi. Jika pemerintah memperbaiki jalan tersebut, utamanya mulai dari Desa lolu, Jono Oge dan Sidera, maka aktivitas akan kembali tumbuh, seperti sebelum pascabencana.

Desa Jono Oge dan Desa Lolu Kecamatan Biromaru, merupakan dua desa yang dapat diandalkan Kabupaten Sigi, sebagai pusat perekonomian, bisnis, perkantoran dan perdagangan. Namun, pascabencana, kondisi desa tersebut berubah total, karena mengalami kerusakan yang sangat parah.

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas-HAM) Republik Indonesia Perwakilan Sulawesi Tengah, juga meminta pemerintah atau pihak yang bertanggung jawab terhadap jalan jalur poros trans Palu-Palolo, untuk segera membangun dan memperbaiki akses yang rusak tersebut.

“Pemerintah khususnya Bina Marga terhadap komandan atau penanggung jawab perbaikan jalan trans Palu-Palolo, kiranya sesegera mungkin melakukan mobilisasi sumber daya yang ada utamanya peralatan berat untuk melakukan kerja-kerja perbaikan jalur-jalur jalan yang terputus dan rusak karena terdampak gempa dan likuefaksi,” ucap ketua Komnas-HAM RI Perwakilan Sulawesi Tengah, Dedi Askary. (Ant)

Lihat juga...