hut

Pemkab Gianyar Hibahkan Truk Sampah Merata di Seluruh Desa

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

GIANYAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gianyar semakin serius menunjukkan komitmen dalam menanggulangi sampah di seluruh titik desa di Kabupaten Gianyar.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) secara bertahap memberikan bantuan berupa truk sampah ke setiap desa di Kabupaten Gianyar.

Setelah sebelumnya memberikan truk sampah kepada masyarakat Banjar Kaja, Ubud, kali ini kembali diberikan bantuan truk sampah, untuk Desa Pejeng Kangin memperoleh bantuan hibah 1 unit truk sampah.

Bupati Gianyar, Made Mahayastra, mengatakan, progres dari desa Pejeng Kangin dalam memajukan kualitas wilayahnya sangat positif. Khususnya, keinginan kuat Desa Pejeng Kangin dalam mengembangkan status desa wisata.

Tentunya, kebersihan menjadi pilar utama untuk mewujudkan itu. Dia menilai, gairah Perbekel dan masyarakatnya sangat luar biasa dalam memberantas sampah.

”Langsung saya hadiahkan truk sampah,” ucap Made Mahayastra saat ditemui, Rabu (22/5/2019).

Bupati menekankan keseriusan dalam membereskan masalah sampah di setiap titik secara keseluruhan. Dimulai dari desa ke desa.

Maka diperlukan fasilitas penunjang yang memadai. Harapannya, dengan adanya tambahan truk sampah ini, dapat semakin memaksimalkan kinerja aparat desa untuk menciptakan lingkungan asri dan bersih.

“Prinsip saya, masalah sampah harus terbagi habis di desa setempat. Agar tidak sampai ke kabupaten. Akan repot kita, kalau semua dibebankan ke Pemda. Lebih baik, saya kasih truk ke desa, lalu mereka yang mempertanggung jawabkan. Tapi saya beri waktu 2 tahun, harus bagus ya hasilnya, kalau tidak, nanti saya tarik lagi,” imbuh Bupati Mahayastra.

Sementara itu, Perbekel Pejeng Kangin, I Gede Purnadi Yoga, menyambut hangat bantuan yang diberikan oleh Bupati Gianyar. Proses pengajuannya pun diraihnya dengan sangat kilat. Sehingga, pihaknya merasa sangat terbantu dengan cepat tanggapnya Bupati.

”Saya menghadap beliau ditemani ketua DPRD, sampaikan komitmen, cespleng, bantuan langsung cair,” kata dia.

Lanjut Purnadi, Desa Pejeng Kangin saat ini sangat serius ingin mengembangkan status desa wisata. Sebab, terdapat 50 persen areal persawahan yang masih asri, ditunjang dengan berdirinya hotel, vila, dan homestay di sekitarnya.

Terdapat 8 banjar di Desa Pejeng Kangin, yaitu Cagan Kelod, Cagan, Pesalakan, Pengembungan, Cemadik, Tegalsat, Uma Kuta, Uma Rawa.

Purnadi mengatakan, terkait pengelolaan sampah, saat ini baru dua banjar yang menjadi pilot project yaitu Cagan dan Pengembungan. Target ke depan, seluruh banjar sudah mempunyai bank sampah, dan penanganan sampah secara terpadu.

“Setiap hari minggu, ibu-ibu gotong royong bawa sampah, disetor, ditimbang, disambut sekaa teruna untuk memilah dan mengelolanya. Desa Pejeng Kangin juga mendapat nilai verifikasi tertinggi dalam penilaian desa wisata,” pungkas Purnadi.

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!