Pemko Padang Berupaya Bangun Sister City dengan Negara Tetangga

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah/Foto: M. Noli Hendra

PADANG – Pemerintah Kota (Pemko) Padang, Sumatera Barat, saat ini tengah berupaya untuk membangun sinergi dengan negara-negara dan kota-kota yang ada di Indian Ocean.

Upaya tersebut, disinyalir akan menjadikan Padang bagian dalam pemanfaatan potensi laut dan Indian Ocean.

Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah, mengatakan, untuk membangun sister city itu dibutuhkan sinergi dan kerjasama PT. Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II Teluk Bayur. Sinergi ini dalam rangka mendukung Pemko dalam membangun sister city dengan kota-kota di negara Indian Ocean.

“Kota Padang sekarang tengah berupaya membangun sinergi dengan negara-negara dan kota-kota yang ada di Indian Ocean. Seperti bersama Fremantle (Australia), Chennai (India), Jeddah (Arab Saudi) kemudian beberapa negara-negara lainnya,” katanya, usai menyerahkan bantuan bagi fakir miskin di sekitar pelabuhan Teluk Bayur, Selasa (21/5/2019).

Sinergi itu kata Mahyeldi, berupa sister city yang dibangun dengan kota-kota yang ada di negara India Ocean, kemudian dilengkapi juga dengan sister port nantinya. Dalam hal ini Teluk Bayur adalah bagian yang akan diandalkan oleh Pemko Padang dalam rangka untuk menguatkan dan meningkatkan peran Kota Padang.

“Begitu juga termasuk mengkoordinasikan Padang dengan kabupaten dan kota di Indonesia yang berbatasan langsung dengan Samudera Hindia. Ada 71 jumlah kabupaten/kota yang tergabung di dalam Indonesia India Ocean Local Government Forum (IIOLGF),” jelasnya.

Dengan demikian, kata Mahyeldi, upaya tersebut disinyalir akan menjadi bagian dalam pemanfaatan potensi laut dan Indian Ocean.

Untuk itu, sejak menggelar India Ocean Rim Assosiations (IORA) di 2015 silam, Pemko Padang langsung bertekad menjadikan Padang sebagai kota terdepan di Indonesia untuk IORA.

“Kenapa ini kita lakukan, karena kita di sini memiliki potensi dengan memiliki pelabuhan Teluk Bayur sebagai pelabuhan tertua dan terbesar di Indonesia,” ucapnya.

Lebih lanjut Wali Kota Mahyeldi juga menyampaikan terima kasih kepada Pelindo II atas upaya pembangunan pusat informasi maritim yang sedang digarap Pelindo II. Hal tersebut jelas akan semakin menguatkan tekad Padang dalam menjadi sister city.

“Alhamdulillah, saya mendapat informasi bahwa sekarang sedang proses pengerjaan. Semoga ini nantinya akan melengkapi dan menyempurnakan Padang sebagai kota wisata yang memiliki edukasi,”

Ia berharap, melalui kebersamaan pada kegiatan hari ini, juga akan semakin menguatkan lagi untuk terwujudnya sinergi dan kontribusi Pelindo II bagi Kota Padang.

Sesuai hal yang disampaikan bahwa dengan meraih kemenangan melalui kebersamaan, ukuwah islamiyah dalam melakukan perubahan yang lebih baik dalam meraih kemenangan.

Di akhir kegiatan, Mahyeldi menyerahkan bantuan CSR dari PT Pelindo II Cabang Teluk Bayur. Bantuan tersebut berupa santunan kepada para anak yatim serta kaum fakir dan miskin di Kota Padang.

Serta untuk hal lainnya sebagai penerima manfaat program bina lingkungan PT Pelindo II Cabang Teluk Bayur dengan total dana Rp 1,1 miliar.

Sinergi Pemko Padang dengan PT. Pelindo II Cabang Teluk Bayur tidak hanya sebatas mendukung Padang menjadi sister city. Selain itu PT. Pelindo II kini juga telah melakukan pembangunan renovasi di kawasan Muaro Padang, sebagai upaya menjadikan pelabuhan wisata.

Peran PT. Pelindo terhadap perkembangan Kota Padang sejauh ini terbilang sangat positif. Melalui Teluk Bayur, banyak aktivitas yang dilakukan, seperti mengekspor hasil bumi di Sumatera Barat di berbagai daerah, dan banyak peran lainnya yang dilakukan PT. Pelindo II Cabang Teluk Bayur Padang.

Lihat juga...