hut

Pemkot Denpasar Siap Sukseskan Mudik Lebaran

Editor: Koko Triarko

DENPASAR – Wali Kota Denpasar, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, mengatakan, secara umum Pemkot Denpasar siap mensukseskan pelaksanaan mudik Lebaran, baik arus mudik maupun balik. Pada Lebaran tahun ini, terdapat 1 Pos Terpadu dan 1 Pos Komando, yang dilengkapi dengan Tim Koordinasi yang terdiri atas berbagai instansi terkait.

“Jadi secara keseluruhan, Pemkot Denpasar siap mensukseskan pelaksanaan mudik Lebaran 2019 ini,” kata Rai Mantra, saat ditemui usai gelar apel pasukan Operasi Ketupat Agung 2019 di Terminal Ubung, Rabu (29/5/2019).

Apel pasukan digelar bersama jajaran Polresta Denpasar dan KODIM 1611 Badung. Dalam kesempatan tersebut, juga dilaksanakan pengecekan kesiapan secara keseluruhan serta pengecekan surat-surat pengendara.

Wali Kota Denpasar, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra -Foto: Sultan Anshori

Menurut Rai Mantra, Pos Komando yang berlokasi di Terminal Ubung ini dilengkapi Tim Koordinasi, dan dibagi menjadi beberapa shift. Ia memastikan kesiapan Terminal Ubung secara keseluruhan telah siap.

“Kami rasa semua sudah siap. Mulai dari jadwal keberangkatan, jadwal kedatangan, ruang tunggu, tempat parkir, media informasi, loket, serta penunjang lainya seperti toilet, kios, ruang asi, dan ruang merokok. Selain itu, turut dilaksanakan pemantauan kelancaran arus mudik melalui Area Traffic Control System (ATCS),” ujar Rai Mantra.

Sementara itu, Kapolresta Denpasar, Kombes Pol Ruddi Setiawan, mengatakan, kegiatan ini digelar untuk mempertegas segala upaya kesiapan dalam menghadapi bulan Ramadan serta mengantisipasi kekroditan arus mudik dan arus balik.

“Kita bersama-sama menjaga Ramadan, agar bisa melaksanakan ibadah dengan nyaman tanpa gangguan apa pun, serta dalam arus mudik dan arus balik tidak mengalami kekroditan, karena sudah diatensi,” ujar Ruddi.

Lebih lanjut, Ruddi mengatakan, berbagai kesiapan telah dilaksanakan seperti perkiraan ancaman, target kegiatan, upaya preventif dan represif, serta rekomendasi menjelang, selama, dan setelah bulan suci Ramadan.

Upaya preventif dan represif yang dilakukan, di antaranya pembentukan pos pantau, posko terpadu serta meningkatkan jumlah personel pengawasan.

“Ada pun yang dilibatkan, yakni 646 personel, di antaranya POLRI sebanyak 222 personel, TNI 72 personil, Dishub 146 personel, Satpol PP 120 personel, BPBD 18 personel, Dinas Kesehatan 18 personel, Senkom 20 personel dan angkasa pura 30 personel,” tandas Ruddi.

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!