Pemprov DKI Ganti Tanaman dan Pagar Senilai Rp465 Juta

Editor: Koko Triarko

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, usai buka bersama di Gedung DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (24/5/2019). –Foto: Lina Fitria

JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI menggeluarkan setidaknya Rp465 juta untuk perbaikan pagar dan taman yang tekena dampak akibat Aksi 22 Mei. 

“Yang paling banyak adalah kerugian kerusakan taman dan pagar itu, Rp 465 juta. Itu angka perbaikan, nilai perbaikannya. Itu biaya langsung yang terkena dari kejadian kemarin,” ucap Anies, di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Jumat (24/5/2019).

Orang nomor satu di Ibu Kota itu mengatakan, bahwa perbaikan tersebut tidak secara total, karena hanya ada beberapa tanaman saja yang perlu diganti dari sejumlah taman di Ibu Kota.

Dia pun mengaku belum mengetahui secara detail mengenai taman mana saja yang harus diperbaiki pascakerusuhan. “Ini baru angka perbaikan yang diberikan. Tapi saya rasa, perbaikan itu bukan perbaikan total,” kata Anies.

Menurutnya, tanaman dan pagar-pagarnya kini sudah tersedia, tinggal menunggu pemasangan. “Jadi begini, ini adalah nilainya sekitar Rp400 juta. Tapi sebetulnya, barangnya sudah ada. Tinggal dipasang saja. Cuma kalau dirupiahkan, jadi kira-kira segitu,” kata Anies.

Anies menambahkan, perbaikan bakal dilakukan sesegara mungkin, dan proses perbaikannya akan dilakukan oleh dinas kehutanan.

“Stok tanamannya untuk menggantikan yang rusak sudah ada, kemudian barangnya sudah ada. Tinggal dipasang. Jadi, tinggal eksekusi saja,” tugasnya.

Terkait dana yang dibutuhkan, Anies mengatakan, sebenarnya sudah ada di Pemprov DKI. “Tidak perlu, dan sebetulnya juga taman-taman itu akan diganti juga. Jadi bukan sesuatu yang harus pengadaan. Tanaman itu memang sudah disiapkan untuk dipasang lagi, kebetulan baru kejadian dipasang lebih awal, tapi anggaran sudah ada, sudah dialokasikan, dan harus dipakai,” jelasnya.

Namun, Anies menyayangkan adanya kerusuhan pada 22 Mei, yang berdampak pada kerusakan fasilitas umum seperti pembatas jalan hingga taman.

“Ya, sebetulnya benturannya saja disayangkan. Itu kan side effect-nya (taman rusak). Tapi yang sebenarnya, mendasar adalah seharusnya damai,” kata Anies.

Anies berharap, polisi dapat menyelidiki pelaku dan dalang kerusuhan secara tuntas. “Kita semua berharap nanti penyelidikan setelah tuntas. Kita akan tahu orang-orang yang bertanggung jawab sebagai pemancing terjadinya kerusuhan kemarin,” imbuhnya.

Kerusuhan yang terjadi saat Aksi 22 Mei menimbulkan kerusakan di berbagai tempat. Fasilitas publik seperti pembatas jalan, jalur hijau, rambu lalu lintas, dirusak oleh massa.

Kerusuhan yang berlangsung sejak dini hari hingga malam hari berpusat di jalan MH Thamrin, Petamburan, Jatibaru, dan Slipi.

Lihat juga...