Pemprov DKI Inventarisir Kerusakan Akibat Kerusuhan

Editor: Koko Triarko

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, ingin kawasan jalan MH Thamrin yang menjadi tempat aksi ricuh pada 22 Mei, kembali seperti sedia kala. Anies masih mendata semua fasilitas umum yang rusak.

“Kami ingin seluruh kawasan jalan Thamrin seperti kondisi semula. Ini adalah wilayah strategis. Kami ingin masyarakat nanti bisa melihat jalan Thamrin seperti sedia kala,” kata Anies, saat meninjau kawasan Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (23/5/3019).

Dia menuturkan, bahwa saat ini masih mendata fasilitas umum yang rusak akibat aksi 21-22 Mei kemarin. Menurutnya, rambu-rambu jalan yang rusak serta pos polisi yang sempat dibakar masyarakat bakal diperbaiki.

“Apa saja yang rusak sekarang sedang dalam identifikasi. Semua yang rusak akan kami perbaiki, termasuk pos polisi yang rusak ini akan kami perbaiki semua. Jadi, kami ingin fasilitas di jalan Thamrin seperti semula,” ujarnya.

Menurut Anies, salah satu aset yang sudah diperbaiki, yakni pos polisi Bundaran HI. Pasukan oranye sudah mulai mengecat kembali tembok pospol.

Orang nomor satu di DKI itu mengatakan, semua aset DKI Jakarta akan diganti dan dihitung berapa jumlah kerugiannya. Anies juga meminta bila ada barang pribadi masyarakat yang rusak, dilaporkan ke polisi.

“Kalau (barang) pribadi lapor, nanti lapor ke polisi nanti dilihat. Yang jelas kami akan ganti aset DKI,” imbuhnya.

Pascakerusuhan 22 Mei, Anies meminta seluruh warga Ibu Kota untuk kembali beraktivitas seperti biasa, karena situasi Jakarta sudah dijaga dengan baik.

“Kembali beraktivitas seperti semula untuk yang berada di wilayah Thamrin, juga toko-toko bisa kembali dibuka pusat perbelanjaan dibuka kembali dan seluruh mayrakat berkegiatan seperti biasa,” tegasnya.

Menurut Anies, area yang terdampak aksi 22 Mei hanya di Jalan MH Thamrin, Petamburan, Jatibaru, dan Slipi. Sementara wilayah lainnya, normal.

“Ini berbeda dengan yang terjadi pada 1998, seluruh wilayah di Jakarta terjadi kerusuhan, di berbgai tempat ada toko-toko, mall, ada penjarahan di berbagai tempat. Kemarin (21-22 Mei), tidak terjadi,” kata Anies.

Anies berharap, dengan beroperasinya kembali tempat usaha, perekonomian pulih.

Sebelumnya, kerusuhan terjadi saat aksi 22 Mei. Ada perusuh yang melakukan provokasi usai unjuk rasa di Bawaslu pada Rabu malam. Sejumlah bentrokan juga terjadi di Petamburan dan Slipi. Akibatnya, sejumlah aktivitas perekonomian terhenti, dan arus lalu lintas dan sarana transportasi lumpuh.

Lihat juga...