Posko Lebaran di Pelabuhan Yosudarsso Tual Dibuka Satu Bulan Penuh

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau Pelabuhan Yos Sudarso di Kota Tual, Maluku - Foto Ant

TUAL – Posko Lebaran 2019 di Pelabuhan Yosudarsso Tual dan Pelabuhan Rakyat Watdek, Maluku Tenggara, dibuka satu bulan penuh.

“Kita sudah dirikan posko sejak  21 Mei 2019, ditandai dengan pelaksanaan apel siaga dan akan berakhir pada 21 Juni 2019. Jadi satu bulan penuh posko ini tersedia, tidak sama seperti tahun-tahun sebelumnya yang hanya beberapa pekan saja,” ujar Kepala Kantor Unit Penyelenggaraan Pelabuhan Laut Tual, Yahya Usia, Minggu (26/5/2019).

Posko induk di Pelabuhan Yosudarsso Tual dan posko lainnya di pelabuhan rakyat di Watdek Malra, diisi petugas-petugas yang ditempatkan dari Dinas Perhubungan Kota Tual maupun Dinas Perhubungan Kabupaten Malra, Navigasi, Kepolisian (KP3), dan petugas UPPL Tual.

Terkait arus mudik, saat ini sudah mulai terlihat di pelabuhan Yossudarsso Tual. Namun, dari pantauan yang dilakukan, jumlah penumpang tidak terlalu melonjak. Diprediksikan, lonjakannya akan terjadi pada pekan ini.

Sementara itu, ketersediaan angkutan untuk menghadapi mudik lebaran, baik di pelabuhan Yosudarsso maupun pelabuhan rakyat Watdek, ada enam Kapal Perintis, tiga kapal ASDP, dan dua kapal cepat, serta lima kapal Pelni.

“Persoalan yang sering terjadi ketika musim Lebaran maupun lainnya adalah cuaca. Kita tetap berkoordinasi dengan BMKG. Jika gelombang laut lebih dari dua meter bahkan sampai empat meter, maka kita akan menunda keberangkatan kapal, sehingga masyarakat diharapkan memahaminya ketika cuaca kurang baik,” kata Yahya.

Kepala Cabang PT Pelni Tual, La Karim Mabaria, mengatakan, ketersediaan kapal untuk menghadapi arus mudik tahun ini ada lima kapal milik Pelni. Yaitu, KM Ngapulu, KM Tatamailau, KM Tidar, KM Sirimau dan KM Lauser. KM Lauser, saat ini sudah diberangkatkan untuk melayani diwilayah Kalimantan. “Tinggal empat kapal saja, dan menurut saya empat kapal ini sudah mencukupi untuk melayani arus mudik datang atau pergi dari wilayah ini,” tandasnya.

Diimbau, calon pemudik agar membeli tiket jauh-jauh hari sebelum berangkat. Hal itu untuk mendapatkan tempat tidur di kapal, karena saat ini Pelni sudah memberlakukan siapapun yang membeli tiket akan mendapatkan tempat tidur, sesuai nomor kabin di tiket. (Ant)

Lihat juga...