PPDB SMP di Banyumas Dibagi Tiga Zonasi

Editor: Koko Triarko

PURWOKERTO  – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP di Kabupaten Banyumas, tahun ini dibagi menjadi tiga zonasi, sebagaimana tertuang dalam Peraturan Bupati Kabupaten Banyumas Nomor 19 Tahun 2019, tentang PPDB jenjang TK, SD dan SMP.

Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Banyumas, Irawati, menjelaskan, zona pertama meliputi desa atau kelurahan di mana SMP negeri tersebut berdiri. Zona dua yaitu desa atau kelurahan dalam satu kecamatan sebuah SMP negeri berdiri dan  zona tiga eliputi desa atau kelurahan di luar kecamatan SMP negeri berdiri.

“Jadi, zona pertama dalam satu desa atau kelurahan, zona kedua dalam satu kecamatan dan zona ketiga di luar kecamatan di mana SMP negeri tersebut berada,” terangnya, Jumat (31/5/2019).

Lebih lanjut Irawati mengatakan, dengan sistem zonasi tersebut, maka peserta didik dalam satu desa atau kelurahan menjadi prioritas untuk diterima pada sekolah yang berada di wilayahnya. Selanjutnya, baru masuk prioritas peserta didik yang berada dalam satu kecamatan dan seterusnya.

Sehingga kuota peserta didik dari desa atau kelurahan dalam kecamatan tempat SMP negeri tersebut berdiri, maksimal 90 persen. Sisanya 5 persen untuk pendaftar di luar zona dengan mempertimbangkan nilai prestasi dan 5 persen sisanya untuk pendaftar yang mengikuti orang tuanya pindah bertugas atau mutasi. Dan, untuk peserta didik harus menyertakan surat keputusan mutasi orang tua dari instasi yang berwenang.

Sementara itu, jika dalam PPDB ditemukan dari sisi jarak dan nilai prestasi ada siswa yang mempunyai skor nilai sama, maka penentuan siapa yang diterima menggunakan cara siapa yang paling cepat dalam mendaftar. Waktu pendaftaran bisa terdeteksi, sebab terekam dalam sistem komputer.

Sistem zonasi ini, lanjutnya, yang diuntungkan adalah desa atau kelurahan, yang di dalamnya terdapat dua SMP negeri. Misalnya, di Kelurahan Sokanegara dan Desa Wangon.

Peserta didik yang tinggal di dua wilayah tersebut mempunyai pilihan untuk mendaftar di dua SMP negeri. Yaitu di Kelurahan Sokanegara ada SMP Negeri 2 dan SMP Negeri 3 Purwokerto, dan di Wangon ada SMP Negeri 1 dan SMP Negeri 2 Wangon.

Aturan terkait PPDB SMP tahun ini sudah selesai dibahas dan tinggal dilakukan sosialisasi kepada sekolah dan masyarakat.

Lihat juga...