hut

Ratusan TKI Ilegal di Sabah Kembali Dideportasi ke Nunukan

Ilustrasi - TKI - Foto: Antara

NUNUKAN – Sebanyak 315 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal yang bekerja di Negeri Sabah, dipulangkan ke Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

Pemulangan telah dilakukan selama dua hari berturut-turut oleh Pemerintah Malaysia, yaitu di Kamis (23/5/2019) dan Jumat (24/5/2019). Data yang diperoleh dari Balai Pelayanan, Penempatan dan Perlindungan TKI (BP3TKI) Nunukan, pada Kamis ada 155 orang yang dipulangkan. Sementara di Jumat, ada 160 orang yang dipulangkan. Mereka berasal dari wilayah kerja Konsulat Jenderal RI Kota Kinabalu (87) dan KRI Tawau (73).

Plh Kepala BP3TKI Nunukan, Arbain, membenarkan, adanya pemulangan TKI ilegal di pekan ini. Pemulangan telah dilakukan dua kali, dengan total ada 315 orang yang dipulangkan. Pemulangan TKI ilegal tersebut terjadi, setelah mereka menjalani hukuman selama berbulan-bulan di penjara Negeri Sabah.

Dari 315 TKI ilegal yang dipulangkan, ada 227 laki-laki, 76 perempuan, lima anak laki-laki dan tujuh anak perempuan. Kedatangan TKI ilegal tersebut langsung ditangani oleh petugas kepolisian, TNI dan imigrasi, serta kesehatan pelabuhan di Pelabuhan Tunon Taka Kabupaten Nunukan.

Mereka, selanjutnya, didata dan diwawancara oleh petugas imigrasi setempat. Setelah itu, diserahkan kepada BP3TKI setempat untuk ditampung sementara di penampungan Rusunawa di Jalan Ujang Dewa Kelurahan Nunukan Selatan.

Berdasarkan hasil pendataan dari aparat kepolisian, TKI yang tidak memiliki dokumen sama sekali berangkat ke Negeri Sabah sebanyak 72 orang, memiliki paspor tanpa perpanjangan masa berlaku (17) dan kasus kriminal (1). Kemudian, memilih tinggal mencapai pekerjaan di Kabupaten Nunukan sebanyak 71 orang dan pulang ke kampung halamannya (17). (Ant)

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!