Ratusan UMKM Berbagai Jenis Produk Terlibat di Pasar Rakyat

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

PADANG – Biro Perekonomian Sekretariat Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menggelar Pasar Rakyat di pelataran parkir Kantor Gubernur Sumatera Barat di Jalan Jenderal Sudirman Padang. Pada Pasar Rakyat ini, ada sebanyak 150 lapak pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dari berbagai daerah.

Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno, mengatakan, gelaran Pasar Rakyat yang dilaksanakan Pemprov Sumatera Barat selama ramadan ini merupakan salah satu upaya membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan selama ramadan dan jelang lebaran.

Serta juga berupaya untuk mengendalikan inflasi, mengingat tingginya kebutuhan masyarakat selama Ramadan dan jelang Idul Fitri.

“Pasar Rakyat seperti ini kita lakukakan tiap tahun yang diselenggarakan oleh berbagai OPD (Organisasi Perangkat Daerah). Pasar Rakat digelar bertujuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Selain yang dilaksanakan ini, Pemprov Sumatera Barat juga telah melaksanakan Pasar Rakyat atau Bazar Ramadan ini.

Seperti sebelumnya di Disperindag Sumatera Barat, sekarang kantor gubernur. Kemudian nanti akan diadakan di Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Peternakan, Dinas Pertanian dan juga Dinas Pangan ada mobil komoditi yang langsung mendatangi masyarakat,” ujarnya, saat membuka Pasar Rakyat di halaman Kantor Gubernur, Selasa (21/5/2019).

Irwan menyebutkan, dalam Pasar Rakyat ini juga dibagikan kupon subsidi bagi masyarakat miskin sebanyak 130 kupon, sehingga  masyarakat miskin dapat menggunakan kupon tersebut untuk memenuhi kebutuhan. Kupon itu dapat digunakan secara gratis untuk berbelanja segala kebutuhan dengan ketentuan batas nilai belanja.

“Lalu, pasar murah ini juga dapat menekan inflasi di daerah. Kalau tidak dihadirkan pasar murah, maka dapat berpengaruh pada inflasi. Sebab transaksi belanja masyarakat pada Ramadan sangat tinggi. Maka banyak kegiatan pasar rakyat yang digelar,” katanya.

Sementara itu, Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Sumatera Barat, Irsyad, menjelaskan, Pasar Rakyat pasar murah yang diadakan di kantor gubernur tersebut, barang-barang yang dijual jelas di bawah harga pasar atau sama dengan harga distributor.

Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Sumatera Barat Irsyad/Foto: M. Noli Hendra

Karena disubsidi oleh PT. Semen Padang dan Bank Nagari. Jadi setiap stan yang diberikan kepada pedagang itu, juga tidak dipungut biaya alias gratis.

“Tempat gratis ini menguntungkan bagi pedagang karena tidak disewa tempatnya, masyarakat juga untung dengan harga jual yang terjangkau. Pemerintah diuntungkan karena dapat mengendalikan inflasi. Jadi sama-sama untung,” sebutnya.

Terkait dengan harga bahan pokok selama Ramadan, Irsyad menyebutkan, untuk harga bahan pokok dari pantauan untuk stok terjaga begitu pun harga terkendali.

Agar kondisi yang demikian terus terkendali, maka Pasar Rakyat yang ada di halaman parkir kantor gubernur tersebut digelar mulai hari ini tanggal 21 Mei dan berakhir pada tanggal 24 Mei 2019.

“Selama empat hari tersebut kami akan menyediakan berbagai kebutuhan pokok hingga lebaran bagi masyarakat. Karena ada 150 UMKM yang terlibat, yakni ada pedagang makanan yang merupakan usaha rumahan, pakaian, kerajinan, serta sembako. Ada juga dari pihak Bank Indonesia membuka layanan penukaran uang baru di lokasi Pasar Rakyat,” tuturnya.

Ia juga menambahkan terkait adanya pihak yang menyediakan 350 kupon subsidi bagi masyarakat kurang mampu itu, Biro Perekonomian berharap masyarakat dapat memanfaatkan sebaik mungkin, dapat berbelanja dengan kupon tersebut, untuk sejumlah kebutuhan.

“350 kupon itu akan diprioritaskan bagi masyarakat kurang mampu di sekitaran Kantor Gubernur Sumatera Barat dan sejumlah kawasan di Kota Padang, yang didata oleh setiap kelurahan yang ada di lingkungan kantor,” ungkapnya.

Menurutnya, dalam pasar murah ini akan berdiri sebanyak 150 stan yang berjejer menjajakan produknya. Untuk produk yang dijual diantaranya komoditi bahan pokok, kue lebaran, dan lainnya dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.

Salah warga yang mendapatkan kupon berbelanja di Pasar Rakyat tersebut, Erni, mengatakan dengan adanya pasar murah yang digelar Pemprov Sumatera Barat tersebut, sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan pokok untuk dapur, apalagi harga yang dijual sangat terjangkau.

“Banyak kebutuhan yang saya peroleh dari Pasar Rakyat ini, karena kini musim buat kue lebaran, jadi dapatlah saya membuat kue lebaran. Sekarang saya memikirkan kue lebaran dulu, biar nanti ketika tamu datang, bisa dihidangkan, kalau pakaian dan lainnya dipikirkan nanti,” ujarnya.

Lihat juga...