Rekreasi Sembari Mengedukasi Anak dengan Mewarnai

Editor: Koko Triarko

LAMPUNG – Waktu libur dimanfaatkan sejumlah orang tua untuk mengajak anak melakukan aktivitas rekreasi. Lapangan Kecamatan tepat berada di Puskesmas Penengahan, Lampung Selatan, menjadi salah satu lokasi alternatif untuk berlibur. Selain digunakan sebagai lokasi untuk olah raga,sebagian warga menjadikan lokasi tersebut sebagai wahana bermain bagi anak-anak.

Fahrurozi atau akrab dipanggil Ozi, mengaku menyediakan fasilitas permainan anak-anak. Sejumlah wahana yang disediakan meliputi sepeda mini, becak mini, media mewarnai dari styrofoam.

Ia menyebut, pada hari libur sebagian orang tua memilih mengajak anak-anak untuk bermain di lokasi tersebut. Keberadaan media edukasi berupa styrofoam dilengkapi kuas dan cat warna, menjadi favorit bagi warga. Sebab, dengan keberadaan media tersebut orang tua bisa mengajak anak belajar mewarnai. Wahana tersebut menjadi cara untuk menghindarkan anak bermain game online yang sedang marak.

Menurutnya, media melukis dari styrofoam menjadi pilihan bagi anak-anak yang bermain di lapangan tersebut. Proses mewarnai dilakukan melalui media lukisan yang sudah digambar dengan sistem cetak.

Beberapa gambar yang diwarnai merupakan satwa yang sudah dikenal anak-anak, di antaranya burung, katak serta satwa lain. Sepuluh media mewarnai dilengkapi kursi, cat warna bisa dipergunakan oleh anak-anak.

Ozi, penyedia fasilitas mewarnai di lapangan Puskesmas Penengahan, Lampung Selatan -Foto: Henk Widi

“Penyediaan media mewarnai menjadi pilihan bagi orang tua saat mengajak rekreasi anak, sekaligus memberi edukasi di tengah maraknya anak-anak bermain gawai,” terang Fahrurozi, saat ditemui Cendana News, Kamis (30/5/2019).

Fahrurozi menyiapkan media mewarnai dengan penyangga dari kayu,kursi untuk tempat duduk. Anak-anak bisa memilih gambar untuk diwarnai dari stok yang sudah disediakan.

Didampingi orang tua, sejumlah anak-anak yang melukis bisa membawa pulang hasil karya mewarnai yang sudah dibuat. Sebagai bentuk edukasi bagi anak-anak, ia mengaku kegiatan mewarnai memberi nilai positif sebagai pengisi waktu libur.

Fahrurozi juga menyebut, selain gambar satwa, beberapa gambar pemandangan, kendaraan serta gambar lain juga disiapkan untuk diwarnai.

Penyiapan jenis gambar dan warna menjadi kesempatan bagi anak-anak untuk mengembangkan kreativitas serta daya imajinasi melalui pemilihan warna pada cat air.

Penggunaan cat air yang disediakan disebutnya terlihat cukup aman digunakan bagi anak-anak, yang sebagian merupakan usia TK hingga SD.

Hasan, salah satu orang tua, menyebut saat hari libur ia memilih mengajak anaknya melakukan kegiatan positif. Kegiatan mewarnai menurutnya menjadi cara merangsang anak-anak untuk mengasah kreativitas.

Selama bulan suci Ramadan, saat menunggu waktu berbuka puasa (ngabuburit) ia berkumpul di lapangan tersebut. Wahana permainan anak-anak bernuansa rekreatif dan edukatif, menurutnya, meski sederhana sangat representatif.

“Saat ini waktu menjelang berbuka puasa dimanfaatkan warga dengan kegiatan rekreasi, namun edukatif bagi anak-anak,” terang Hasan.

Naswa, salah satu anak yang memanfaatkan waktu libur mengaku senang saat diajak sang ayah ke lokasi lapangan kecamatan Penengahan.

Keberadaan media mewarnai, wahana permainan anak anak cukup menarik untuk pengisi waktu luang saat libur. Ia memilih mewarnai kuda unicorn yang akan dibawa pulang untuk dipajang pada kamar miliknya.

Kegiatan mewarnai diakuinya menjadi pilihan karena ia bisa memilih permainan sepeda mini yang disediakan. Selain itu, pada hari tertentu ada kegiatan membaca buku gratis yang disiapkan oleh pegiat literasi Motor Pustaka.

Lihat juga...