Sambut Ramadan, Warga Desa Kelawi-Lamsel Bersih-bersih Masjid

Editor: Koko Triarko

LAMPUNG – Sambut Bulan Suci Ramadan 1440 H, kegiatan pembersihan tempat ibadah masjid mulai dilakukan. Di Masjid At-Taqwa, Dusun Kelawi, Desa Kelawi, Kecamatan Bakauheni, Lampung Selatan (Lamsel), pembersihan dilakukan oleh puluhan remaja setempat.

Rosidi, tokoh pemuda Desa Kelawi, menyebut membersihkan masjid merupakan tradisi warga sebelum bulan puasa atau Ramadan. Selain melibatkan pemuda, anak-anak Taman Pendidikan Alquran (TPA) juga dilibatkan.

Menurut Rosidi, kegiatan membersihkan masjid dilakukan secara menyeluruh dari lingkungan luar masjid hingga area dalam masjid. Peringatan hari buruh internasional pada 1 Mei yang ditetapkan sebagai libur nasional, membuat anak-anak usia sekolah dan pekerja libur. Kesempatan tersebut dipergunakan untuk membersihkan masjid At-Taqwa.

Berbekal sejumlah alat kebersihan, pemuda dan anak-anak TPA bahu membahu membersihkan masjid.

Kegiatan rutin tahunan tersebut, kata Rosidi, menjadi kegiatan menyenangkan bagi pemuda dan anak-anak. Selain sebagai pengisi waktu libur, pembersihan area masjid juga menjadi perekat kebersamaan.

Masjid yang setiap hari dipergunakan dan dibersihkan setiap hari, namun pembersihan menyeluruh dilakukan setahun sekali. Puluhan anak-anak sebagian ikut membersihkan area masjid bersama para orang tua yang libur bekerja.

“Kesepakatan para pemuda dan anak-anak TPA, kegiatan membersihkan masjid dilakukan sepekan sebelum awal Ramadan, karena bertepatan dengan hari libur sekaligus persiapan untuk tradisi punggahan,” terang Rosidi, Rabu (1/5/2019).

Rosidi menambahkan, membersihkan masjid At-Taqwa juga rutin dilakukan sebulan sekali. Meski demikian, momen sebelum Bulan Suci Ramadan, pembersihan dilakukan secara menyeluruh.

Bagian masjid yang dibersihkan, di antaranya kubah masjid, kaca jendela, pintu, plavon, kipas angin, lantai, karpet, pengeras suara, kamar mandi, toilet serta tempat wudhu. Pembagian tugas dilakukan sesuai tingkat kesulitan saat pembersihan.

Rosidi, tokoh pemuda di Desa Kelawi, Kecamatan Bakauheni, Lampung Selatan -Foto: Henk Widi

Bagi sejumlah pemuda, pembersihan pada kipas angin, kubah masjid, plavon dilakukan mempergunakan tangga segitiga. Sejumlah anak-anak diberi tugas melakukan pembersihan lantai dan tempat untuk wudhu.

Kebersamaan dan kerja sama dalam kegiatan pembersihan masjid, kata Rosidi, sekaligus mengajarkan anak-anak untuk saling membantu. Rasa memiliki masjid yang digunakan setiap hari untuk salat berjemaah tersebut ditanamkan sejak dini.

“Semangat kami di sini sesuai kearifan lokal masyarakat Lampung, gotong royong untuk kepentingan bersama tetap dipertahankan,” ujar Rosidi.

Kegiatan membersihkan masjid At-Taqwa, lanjut Rosidi, dilakukan sebelum tradisi punggahan. Sesuai jadwal, pada Jumat (3/5), masjid akan dipergunakan untuk ibadah Jumat terakhir kali sebelum Ramadan.

Sementara pada Sabtu (4/5) hingga Minggu (5/5), masyarakat tanpa kecuali anak-anak dan pemuda, akan melakukan tradisi punggahan. Tradisi punggahan atau ngelop dilakukan dengan mandi di laut atau bersih diri sebelum Ramadan. Rencananya, anak-anak dan remaja masjid At Taqwa melakukan tradisi punggahan di pantai Minangrua.

Melalui pembersihan masjid tersebut, Rosidi mengungkapkan makna mendalam. Pelaksanaan bulan Ramadan umat muslim diajak menyucikan fisik, hati. Sementara tempat ibadah masjid akan digunakan sebulan penuh untuk kegiatan memperdalam ilmu agama.

Kegiatan tarawih serta tadarusan serta khataman Alquran, akan dilakukan sebulan penuh. Karena itu, masjid dibersihkan di bagian luar hingga ruangan dalam.

Kesadaran anak-anak, remaja untuk membersihkan masjid sebelum puasa, dilakukan tanpa paksaan. Ana-anak bahkan penuh kekompakan membersihkan lantai masjid, tempat wudhu dan lingkungan masjid.

Kesempatan mengisi waktu liburan dilakukan anak-anak yang merupakan siswa TPA At-Taqwa untuk membersihkan masjid sekaligus menyambut Ramadan.

Lihat juga...