SAR Maumere Siapkan 50 Personel Amankan Lebaran

Editor: Koko Triarko

MAUMERE – Dalam rangka meningkatkan silaturahmi untuk peningkatan pelayanan di bidang kemanusiaan, Kantor Pencarian dan Pertolongan SAR Kelas B Maumere menggelar buka puasa bersama, melibatkan segenap potensi SAR, baik dari Polres Sikka, KODIM 1603 Sikka dan Lanal Maumere.

“Kegiatan ini merupakan acara untuk menjalin silaturahmi. Kami mengundang segenap mitra kerja, baik polisi dan TNI serta media. Kami juga mengundang anak-anak dari panti asuhan Ummul Mukminin Hafsah Waioti,” sebut Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Maumere, I Putu Sudayana, SE.,M.AP., Jumat (24/5/2019).

Dikatakan Putu, setiap tahun, terutama pada ulang tahun SAR, pihaknya secara rutin memberikan santunan dan bingkisan kepada anak-anak panti asuhan. Santunan diberikan bukan saja ke panti asuhan di kelurahan Waioti, tetapi juga di Wuring, Kelurahan Wolomarang.

Kepala kantor Pencarian dan Pertolongan kelas B Maumere, I. Putu Sudayana, SE., M.AP. -Foto: Ebed de Rosary

“Kami juga mengundang rekan-rekan media yang selama ini telah menjalin kerja sama dan memberitakan berbagai kegiatan kami. Ibarat urat nadi, tanpa media apa yang kami lakukan tidak bisa diketahui publik,” ungkapnya.

Terkait dengan pelaksanaan siaga SAR, khusus angkutan Lebaran terpadu 2019, Kantor SAR Maumere mengerahkan 50 personel. Para personel tersebar di Kantor SAR Maumere serta pos SAR Ende, Labuan Bajo dan Alor.

“Untuk penyebaran personel, masing-masing bandara akan diplot personel sesuai dengan kebutuhan. Di bandara Frans Seda Maumere, kami siagakan 9 personel dilengkapi peralatan. Untuk pelabuhan Laurens Say Maumere, disiapkan kapal dan dua buah sea reader dengan personel 20 orang,” terangnya.

Sementara di Labuan Bajo dan Ende, terdapat masing-masing 5 personel dan bertugas mobile, baik di bandara maupun pelabuhan laut. Petugas SAR tersebut akan bekerja 24 jam dengan pengaturan shift.

“Sampai dengan saat ini, baik dari sisi personel maupun peralatan, semua siap dalam pelaksanakan SAR khusus lebaran. Personel kami juga kami libatkan dan bergabung di posko lebaran yang ada di setiap kota,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) cabang Sikka, H.Jaenal Haq, dalam tausiahnya mengatakan, Ramadan di kabupaten Sikka meriah dan umat Islam  bisa menjalankan ibadah dengan aman, damai dan tenang. Di kabupaten Sikka, toleransi beragama terjalin dengan baik.

“Kami di Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) juga selalu memegang prinsip, bahwa kerukunan beragama, saling menghargai antarumat beragama itu harga mati. Komunikasi antarpimpinan umat beragama di Sikka terus terjalin, dan selalu rutin melakukan pertemuan,” tuturnya.

Pesan utama yang ingin disampaikan dalam tausiah buka puasa ini, kata Jaenal, mengajak umat Islam untukmeningkatkan ibadahnya, salat dan puasa. Sehingga tujuan puasa itu adalah takwa bisa dicapai. Kalau orang sudah bertakwa, insyaallah dia akan berbuat baik.

“Umat Musim di Sikka kurang lebih sekitar 13 persen, atau sekitar 40 ribu. Di kabupaten Sikka sendiri kami tidak kesulitan dalam mendapatkan izin mendirikan rumah ibadah,” terangnya.

Lihat juga...