hut

Selama Ramadhan, Pasien Puskesmas Penengahan Meningkat Drastis

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

LAMPUNG — Kunjungan masyarakat ke Puskesmas Penengahan, Lampung Selatan (Lamsel) meningkat selama Ramadhan. Berdasarkan data registrasi harian pasien rawat jalan, sejak awal bulan puasa mencapai 100 hingga 150 orang per hari. Jumlah tersebut lebih banyak dibanding hari normal maksimal 60 pasien rawat jalan per hari.

Saiful Anwar, Kepala UPT Dinas Kesehatan Puskesmas Rawat Inap Penengahan, Lampung Selatan. Foto: Henk Widi

Kunjungan didominasi gangguan pencernaan, pernapasan dan gangguan kesehatan lain. Kondisi cuaca dominan panas dengan potensi debu mengakibatkan gangguan kesehatan rentan terjadi,” sebut Kepala UPT Dinas Kesehatan Puskesmas Penengahan, Saiful Anwar saat dikonfirmasi Cendana News, Jumat (24/5/2019).

Dikatakan, untuk menghindari timbulnya penyakit dan agar tubuh tetap fit, masyarakat diminta memperbanyak konsumsi buah dan sayur. Pola makan dan aktivitas fisik yang teratur bisa menjadi cara untuk tetap sehat.

Saiful Anwar menyebut kondisi cuaca panas berpotensi mengakibatkan dehidrasi bagi yang menjalankan ibadah puasa. Sebagai solusi, perbanyak mengonsumsi buah segar seperti pepaya, semangka, melon, jeruk . Selain buah segar kaya akan air sebagian bisa memberikan asupan kaya serat. Mengurangi bahkan menghindari makanan berlemak, santan dan sambal menjadi cara untuk mencegah gangguan pencernaan.

“Kepada pasien yang datang karena gangguan pencernaan dianjurkan membuat hidangan berbuka di rumah daripada membeli di luar,” terang Saiful Anwar.

Saiful Anwar juga memastikan pelayanan kesehatan pratama bagi masyarakat berjalan seperti biasa selama Ramadhan. Sebagai salah satu rawat inap di jalur strategis Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Puskesmas tersebut bahkan buka selama 24 jam.

Saiful Anwar juga menegaskan pelayanan publik kesehatan masyarakat selama ramadan harus tetap berjalan dengan baik. Sebab melayani masyarakat tidak terbatas oleh waktu dan kondisi.

“Sejumlah petugas yang berjaga disebutnya harus bersikap ramah dan menjaga pelayanan ekstra. Meski ada peningkatan kunjungan pasien rawat jalan, sebagian besar langsung diperbolehkan pulang. Sebab hingga pekan ketiga ramadan belum ada peningkatan kasus penyakit tertentu,” tambahnya.

Kepada ibu hamil dan pemilik anak balita, Saiful Anwar menyebut kegiatan Posyandu di setiap desa tetap berjalan. Kepada para pemilik balita selama bulan Ramadhan ia juga menganjurkan agar menjaga pola hidup sehat. Sebab konsumsi makanan orangtua kerap ikut mempengaruhi pola makan anak. Terlebih bagi ibu hamil ia menyebut asupan gizi yang sempurna perlu dijaga untuk menjaga kondisi kandungan termasuk bagi ibu menyusui. Peranan pada bidan dan kader Posyandu sangat penting untuk sosialisasi pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!